Mengenal Self-Harm, Masalah Kesehatan Mental yang Membuat Seseorang Menyakiti Diri Sendiri
Senin, 16 Desember 2024 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, kita harus menyadari bahwasanya self-harm bukanlah solusi yang tepat, melainkan bentuk pelampiasan sementara dari suatu masalah yang seharusnya dapat ditangani tanpa harus menyakiti diri sendiri.
Masalah kesehatan mental sendiri umumnya disebabkan depresi, kecemasan yang terlalu berlebihan (anxiety), trauma masa lalu, pengalaman negatif seperti perundungan, kehilangan orang yang disayangi, atau tekanan lingkungan dan keluarga yang mendalam.
Bagi mereka yang mengalami depresi berat atau gangguan kecemasan, sering kali kesusahan dalam mengatasi kondisi mental mereka. Ketidakmampuan mereka untuk mengungkapkan perasaan dan minimnya bantuan menjadikan self-harm jalan keluar yang mereka pilih untung menenangkan jiwa.
Faktor Self-Harm
Self-harm sering kali berasal dari kalangan remaja berusia 15–18 tahun, namun tidak menutup kemungkinan tindakan ini dapat terjadi pada individu yang lebih dewasa, bahkan seseorang yang berusia lebih dari 18 tahun.
Menurut World Health Organization (WHO) pada 10 Oktober 2024, ada sekira 10-20% remaja di dunia mengalami masalah kesehatan mental. Data ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental di kalangan remaja merupakan isu yang sangat serius dan perlu perhatian lebih.
Masalah kesehatan mental sendiri umumnya disebabkan depresi, kecemasan yang terlalu berlebihan (anxiety), trauma masa lalu, pengalaman negatif seperti perundungan, kehilangan orang yang disayangi, atau tekanan lingkungan dan keluarga yang mendalam.
Bagi mereka yang mengalami depresi berat atau gangguan kecemasan, sering kali kesusahan dalam mengatasi kondisi mental mereka. Ketidakmampuan mereka untuk mengungkapkan perasaan dan minimnya bantuan menjadikan self-harm jalan keluar yang mereka pilih untung menenangkan jiwa.
Faktor Self-Harm
Self-harm sering kali berasal dari kalangan remaja berusia 15–18 tahun, namun tidak menutup kemungkinan tindakan ini dapat terjadi pada individu yang lebih dewasa, bahkan seseorang yang berusia lebih dari 18 tahun.
Menurut World Health Organization (WHO) pada 10 Oktober 2024, ada sekira 10-20% remaja di dunia mengalami masalah kesehatan mental. Data ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental di kalangan remaja merupakan isu yang sangat serius dan perlu perhatian lebih.
Lihat Juga :