Belajar dari Kasus Barbie Hsu, Apa Itu Influenza dan Bagaimana Bisa Mematikan?
Selasa, 04 Februari 2025 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Komplikasi Influenza dan Kelompok Berisiko Tinggi
Bagi sebagian besar orang, influenza bisa sembuh dalam waktu seminggu tanpa perlu perawatan medis. Namun, dalam beberapa kasus, virus ini dapat memicu komplikasi serius, seperti pneumonia (infeksi paru-paru), sepsis (infeksi darah yang mengancam nyawa), perburukan penyakit kronis, seperti asma atau gagal jantung.
Beberapa kelompok yang lebih rentan mengalami komplikasi akibat influenza meliputi lansia di atas 65 tahun, anak-anak usia di bawah 5 tahun, orang dengan penyakit paru-paru atau jantung kronis, pasien dengan gangguan metabolik, ginjal, hati, atau hematologi, orang dengan sistem imun lemah, dan wanita hamil.
Kasus Barbie Hsu menjadi contoh bagaimana influenza dapat menjadi lebih berbahaya jika diderita oleh seseorang dengan riwayat penyakit tertentu.
Pengobatan dan Pencegahan Influenza
Influenza dapat ditangani dengan perawatan sederhana, seperti istirahat cukup, konsumsi banyak cairan, menggunakan obat penurun demam seperti parasetamol, dan mengonsumsi antihistamin untuk mengurangi gejala pernapasan.
Dalam kasus yang lebih parah, dokter dapat meresepkan obat antivirus untuk membantu mempercepat pemulihan dan mengurangi tingkat keparahan gejala.
Untuk mencegah tertular influenza, beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi vaksinasi tahunan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi, mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh permukaan umum, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, menggunakan masker saat sakit atau berada di tempat ramai, dan menghindari berbagi makanan, minuman, atau alat makan dengan orang lain.
Baca Juga: Kasus Influenza di Jepang Melonjak Tajam, Rekor Tertinggi Sejak 1999
(dra)
Lihat Juga :