Belajar dari Kasus Barbie Hsu, Apa Itu Influenza dan Bagaimana Bisa Mematikan?
Selasa, 04 Februari 2025 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Virus influenza dikategorikan menjadi empat jenis, yaitu:
1. Influenza A: Penyebab utama pandemi global, termasuk varian seperti H1N1 (2009) dan H3N2.
2. Influenza B: Sering menyebabkan wabah musiman, tetapi tidak sampai memicu pandemi.
3. Influenza C: Jarang terdeteksi dan biasanya hanya menyebabkan infeksi ringan.
4. Influenza D: Ditemukan pada sapi dan belum diketahui menular ke manusia.
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), seseorang yang terjangkit influenza dapat mengalami gejala seperti demam dan panas dingin, sakit kepala, batuk dan sakit tenggorokan, nyeri otot dan kelelahan, gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare (pada beberapa kasus).
Gejala ini sering dianggap sebagai flu biasa, tetapi jika tidak ditangani dengan baik, influenza dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Baca Juga: Mengenal Pneumonia, Penyakit Radang Paru yang Memicu Barbie Hsu Meninggal Dunia
Virus influenza sangat mudah menular, terutama di lingkungan padat seperti sekolah, kantor, dan fasilitas umum. Penyebaran terjadi melalui percikan pernapasan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, kontak dengan benda yang terkontaminasi, seperti gagang pintu, meja, atau peralatan makan, dan sentuhan langsung, misalnya saat bersalaman dengan seseorang yang terinfeksi lalu menyentuh wajah sendiri.
Masa inkubasi virus influenza berkisar satu hingga empat hari, dan orang yang terinfeksi dapat menularkan penyakitnya bahkan sebelum gejala muncul hingga lima sampai tujuh hari setelahnya.
1. Influenza A: Penyebab utama pandemi global, termasuk varian seperti H1N1 (2009) dan H3N2.
2. Influenza B: Sering menyebabkan wabah musiman, tetapi tidak sampai memicu pandemi.
3. Influenza C: Jarang terdeteksi dan biasanya hanya menyebabkan infeksi ringan.
4. Influenza D: Ditemukan pada sapi dan belum diketahui menular ke manusia.
Gejala Influenza
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), seseorang yang terjangkit influenza dapat mengalami gejala seperti demam dan panas dingin, sakit kepala, batuk dan sakit tenggorokan, nyeri otot dan kelelahan, gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare (pada beberapa kasus).
Gejala ini sering dianggap sebagai flu biasa, tetapi jika tidak ditangani dengan baik, influenza dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Baca Juga: Mengenal Pneumonia, Penyakit Radang Paru yang Memicu Barbie Hsu Meninggal Dunia
Bagaimana Influenza Menyebar?
Virus influenza sangat mudah menular, terutama di lingkungan padat seperti sekolah, kantor, dan fasilitas umum. Penyebaran terjadi melalui percikan pernapasan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, kontak dengan benda yang terkontaminasi, seperti gagang pintu, meja, atau peralatan makan, dan sentuhan langsung, misalnya saat bersalaman dengan seseorang yang terinfeksi lalu menyentuh wajah sendiri.
Masa inkubasi virus influenza berkisar satu hingga empat hari, dan orang yang terinfeksi dapat menularkan penyakitnya bahkan sebelum gejala muncul hingga lima sampai tujuh hari setelahnya.
Lihat Juga :