Unilever Berkomitmen Tinggalkan Bahan Bakar Fosil dalam Produk Pembersih

Jum'at, 04 September 2020 - 03:39 WIB
loading...
Unilever Berkomitmen...
Direktur Home Care PT Unilever Indonesia, Tbk Veronika Utami. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Unilever pada Rabu (2/9) mengumumkan akan mulai melakukan transisi untuk menggantikan 100% karbon yang berasal dari bahan bakar fosil dalam formulasi produk-produk pembersih dan detergennya dengan karbon terbarukan atau karbon daur ulang. Langkah ini dilakukan untuk mentransformasi brand-brand di kategori pembersih dan detergen.

Ambisi baru tersebut adalah upaya untuk "Menciptakan Masa Depan yang Bersih & Lestari" (Clean Future), sebuah terobosan yang dirancang oleh divisi Home Care perusahaan untuk secara fundamental mengubah cara pembuatan, produksi, serta pengemasan produk pembersih dan detergen.

Sebagian besar produk pembersih dan detergen yang tersedia saat ini mengandung bahan kimia yang berasal dari bahan bakar fosil, yaitu sumber karbon yang tidak dapat diperbarui. Peralihan bahan kimia yang digunakan Unilever ke sumber karbon terbarukan atau karbon daur ulang sengaja dilakukan untuk beralih dari ekonomi yang bergantung pada bahan bakar fosil. (Baca Juga: Daniel Mananta Ingatkan Masyarakat Terapkan Hidup Sehat )

Upaya Clean Future adalah inisiatif pertama untuk skala global, dan merupakan langkah penting menuju komitmen Unilever dalam menghasilkan net zero emissions atau emisi nol dari produk-produknya pada 2039.

Semakin tinggi jejak karbon yang kita hasilkan, semakin besar pula dampak negatif yang diberikan terhadap bumi kita, terutama naiknya suhu bumi yang akan mengakibatkan berbagai ancaman bagi kelestarian lingkungan. Saat ini, bahan kimia yang digunakan di sebagian besar produk pembersih yang beredar di pasaran memiliki proporsi jejak karbon yang besar, yaitu sekitar 46% di sepanjang siklus hidup produk-produk tersebut.

Oleh karena itu, dengan meninggalkan bahan kimia yang berasal dari bahan bakar fosil dalam formulasi produknya, Unilever akan menemukan cara baru untuk mengurangi jejak karbon dari produk pembersih dan detergennya. Unilever menargetkan inisiatif ini akan dapat mengurangi jejak karbon dari formulasi produknya hingga 20%.

“Upaya Clean Future adalah visi kami untuk merombak bisnis secara drastis. Sebagai industri, kita harus memutuskan ketergantungan pada bahan bakar fosil, termasuk sebagai bahan baku produk . Kita harus berhenti mengeksploitasi karbon dari bawah tanah ketika tersedia cukup banyak karbon di dalam dan di atas tanah yang dapat kita teliti, untuk kemudian dimanfaatkan dalam skala besar,” kata Peter ter Kulve, President of Home Care Unilever, melalui rilis resminya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi IUIGA X Unitwo,...
Kolaborasi IUIGA X Unitwo, Hadirkan Produk Rumah Berkualitas Harga Transparan
Di Balik Tembok SMK...
Di Balik Tembok SMK di Kudus Ini, Omzet Rp7 Miliar per Tahun Lahir dari Tangan Siswa SMK
Perkembangan Teknologi...
Perkembangan Teknologi Lifting Equipment yang Meningkatkan Efisiensi Industri
Solusi Pintar untuk...
Solusi Pintar untuk Kebutuhan Sehari-hari dengan Produk Rumah Tangga Berbasis AI
Ini Keunggulan Lini...
Ini Keunggulan Lini Terbaru Produk Water Heater dan AC Ariston
Cara Jitu Jaga Kesehatan...
Cara Jitu Jaga Kesehatan Anak lewat Makanan yang Terjamin Kualitas dan Kebersihannya
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved