10 Kota di Indonesia dengan Konsumsi Gorengan Tertinggi, Batang Posisi Pertama
Rabu, 19 Maret 2025 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
1. Batang (5,69 persen)
2. Indramayu (5,2 persen)
3. Kota Pekalongan (5,11 persen)
4. Pemalang (5,01 persen)
5. Pekalongan (4,95 persen)
6. Majalengka (4,94 persen)
7. Nagan Raya (4,92 persen)
8. Bener Meriah (4,84 persen)
9. Padang Lawas (4,84 persen)
10. Brebes (4,62 persen)
Tingginya konsumsi gorengan di 10 kabupaten/kota di Indonesia bukanlah fenomena yang berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari pola konsumsi yang lebih luas di masyarakat Indonesia.
Berdasarkan survei Kementerian Kesehatan pada 2023, diketahui bahwa sebanyak 51,7 persen penduduk Indonesia yang berusia tiga tahun ke atas mengonsumsi makanan berlemak, berkolesterol, atau gorengan dengan frekuensi 1-6 kali per minggu.
Lebih mengkhawatirkan lagi, sekitar 37,4 persen penduduk Indonesia tercatat mengonsumsi makanan jenis ini minimal satu kali setiap hari. Hal tersebut menunjukkan betapa kuatnya peran gorengan dalam pola makan harian masyarakat.
Baca Juga: Dokter Tidak Sarankan Buka Puasa dengan Gorengan dan Es Buah, Bikin Perut Begah
Provinsi-provinsi di Pulau Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten, menjadi wilayah dengan tingkat konsumsi gorengan tertinggi. Lebih dari 40 persen penduduk di provinsi-provinsi ini tercatat mengonsumsi gorengan setiap hari, menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan makan yang sulit dihilangkan.
2. Indramayu (5,2 persen)
3. Kota Pekalongan (5,11 persen)
4. Pemalang (5,01 persen)
5. Pekalongan (4,95 persen)
6. Majalengka (4,94 persen)
7. Nagan Raya (4,92 persen)
8. Bener Meriah (4,84 persen)
9. Padang Lawas (4,84 persen)
10. Brebes (4,62 persen)
Tingginya konsumsi gorengan di 10 kabupaten/kota di Indonesia bukanlah fenomena yang berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari pola konsumsi yang lebih luas di masyarakat Indonesia.
Berdasarkan survei Kementerian Kesehatan pada 2023, diketahui bahwa sebanyak 51,7 persen penduduk Indonesia yang berusia tiga tahun ke atas mengonsumsi makanan berlemak, berkolesterol, atau gorengan dengan frekuensi 1-6 kali per minggu.
Lebih mengkhawatirkan lagi, sekitar 37,4 persen penduduk Indonesia tercatat mengonsumsi makanan jenis ini minimal satu kali setiap hari. Hal tersebut menunjukkan betapa kuatnya peran gorengan dalam pola makan harian masyarakat.
Baca Juga: Dokter Tidak Sarankan Buka Puasa dengan Gorengan dan Es Buah, Bikin Perut Begah
Provinsi-provinsi di Pulau Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten, menjadi wilayah dengan tingkat konsumsi gorengan tertinggi. Lebih dari 40 persen penduduk di provinsi-provinsi ini tercatat mengonsumsi gorengan setiap hari, menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan makan yang sulit dihilangkan.
Lihat Juga :