Menggali Potensi Kearifan Lokal sebagai Pilar Utama Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan

Minggu, 23 Maret 2025 - 15:30 WIB
loading...
Menggali Potensi Kearifan...
Isu lingkungan telah menjadi tantangan global yang tidak dapat diabaikan lagi. Foto./istimewa
A A A
JAKARTA - Isu lingkungan telah menjadi tantangan global yang tidak dapat diabaikan lagi. Di tengah krisis perubahan iklim, deforestasi, dan polusi, solusi tak hanya bisa datang dari teknologi modern, tetapi juga dari kearifan lokal yang telah ada sejak lama.

Dalam rangka menggali dan mengangkat kembali nilai-nilai tersebut, Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia bekerja sama dengan National Geographic menyelenggarakan sebuah talkshow bertema “Melestarikan Lingkungan Melalui Peran Kearifan Lokal”. Acara ini diadakan pada 21 Maret 2025 di kawasan Mblok, Melawai, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk anak muda yang sangat antusias dengan isu lingkungan.

Kearifan Lokal Sebagai Solusi Masa Depan

Indonesia, dengan keanekaragaman hayati dan budaya yang sangat tinggi, memiliki banyak sistem tradisional yang telah terbukti mampu menjaga keberlanjutan alam. Dari subak di Bali, sasi di Maluku, hingga hutan larangan di Kalimantan, berbagai praktik lokal ini telah menjadi benteng dalam menjaga ekosistem dari kerusakan. Sistem ini tidak hanya berfungsi untuk melestarikan sumber daya alam, tetapi juga memperlihatkan bagaimana masyarakat adat dan komunitas lokal telah mengembangkan hubungan yang harmonis dengan alam, jauh sebelum kesadaran akan keberlanjutan menjadi isu global.

Sidi Rana Menggala, PhD, Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, mengungkapkan, “Kearifan lokal bukan hanya warisan budaya, tetapi juga solusi nyata untuk masalah lingkungan global. Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa masa depan keberlanjutan bisa dimulai dari akar budaya kita sendiri.”

Baca Juga: Pangeran William Menyelamatkan Nyawa Harry dan Meghan Markle di AS

Sinergi antara Film dan Diskusi untuk Menumbuhkan Kesadaran

Salah satu highlight dalam acara ini adalah pemutaran film “Harmoni”, yang disutradarai oleh Yudha Kurniawan. Film ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebuah medium kuat untuk menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kearifan lokal dalam melestarikan alam. “Harmoni” mengangkat praktik-praktik tradisional masyarakat Indonesia yang berperan besar dalam menjaga kelestarian lingkungan, seperti sistem subak di Bali yang mengatur irigasi secara berkelanjutan dan praktik sasi di Maluku untuk melindungi sumber daya laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
T-Shirt Bali, Perpaduan...
T-Shirt Bali, Perpaduan Modernitas dan Kearifan Lokal
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal untuk Dukung Pelaku Usaha Parekraf Agar Naik Kelas
Begini Cara Mendidik...
Begini Cara Mendidik Anak Muda dalam Membangun Sikap Menghormati Kearifan Lokal
Belajar Mencintai Kearifan...
Belajar Mencintai Kearifan Lokal dari Film KKN di Desa Penari
Angkat Pesona Alam dan...
Angkat Pesona Alam dan Kearifan Lokal Bali, Tutuge Raih Prestasi di Berbagai Festival Film Dunia
Aksi Pawang Hujan di...
Aksi Pawang Hujan di Mandalika Curi Perhatian, Disebut Kearifan Lokal yang Mendunia
Bos Astra Ungkap Kolaborasi...
Bos Astra Ungkap Kolaborasi dan Kearifan Lokal di Kampung Berseri Desa Les Bali Utara
Pertanian Digital vs...
Pertanian Digital vs Lahan Gadang: Ketika Agritech Menggerus Kedaulatan Petani Minangkabau
225 Dai Dilepas Laznas...
225 Dai Dilepas Laznas Dewan Dakwah ke Daerah Terpencil
Rekomendasi
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved