Pilih Pakaian Jangan Cuma Nyaman, Pertimbangkan Juga Aspek Keberlanjutan
Senin, 14 April 2025 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Winston menjelaskan, ketiga material serat TENCEL Lyocell kini unggul dengan karakter masing-masing dalam beragam kebutuhan berpakaian, yaitu mulai dari TENCEL Lyocell LF yang merupakan update inovasi terbaru.
TENCEL Lyocell LF mampu menghambat pertumbuhan bakteri, memastikan sirkulasi udara yang baik, sehingga terasa sejuk saat digunakan.
"Ini cocok untuk aplikasi kebutuhan modest-wear, ready-to-wear, loungewear atau pakaian tidur, knitwear (pakaian rajut), dan serat kain yang sempurna untuk dipadukan dengan serat alami lainnya seperti katun," urainya.
Sementara itu, serat TENCEL Lyocell A100 merupakan pilihan serat kain sempurna untuk bisa dipadukan dengan serat sintetis serta dirancang khusus untuk menjaga serat pada kain mengikat lebih kuat, menghasilan kain yang kelembutannya lebih tahan lama.
Sedangkan, serat TENCEL Lyocell dengan micro technology akan menghasilkan serat terbaik dengan ukuran mikron yang lebih lembut dan lebih ringan.
"Sehingga dapat diolah menjadi kain rajut dan tenun, menghasilkan kain yang lebih mengkilap dan terasa lebih lembut untuk diaplikasikan menjadi modest-wear, pakaian tidur atau santai," imbuhnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, serat TENCEL berasal dari bahan baku kayu alami yang dipanen dari sumber bersertifikasi dan terkontrol. Proses produksinya ramah lingkungan dengan penggunaan sumber daya yang rendah serta minimalisasi polusi air dan emisi.
"Dengan teknologi identifikasi serat, TENCEL dapat diverifikasi dalam produk akhir dan sepanjang rantai nilai melalui pengujian Lenzing, menjamin transparansi dari asal kayu hingga menjadi serat yang berkelanjutan,” tutup Winston.
TENCEL Lyocell LF mampu menghambat pertumbuhan bakteri, memastikan sirkulasi udara yang baik, sehingga terasa sejuk saat digunakan.
"Ini cocok untuk aplikasi kebutuhan modest-wear, ready-to-wear, loungewear atau pakaian tidur, knitwear (pakaian rajut), dan serat kain yang sempurna untuk dipadukan dengan serat alami lainnya seperti katun," urainya.
Sementara itu, serat TENCEL Lyocell A100 merupakan pilihan serat kain sempurna untuk bisa dipadukan dengan serat sintetis serta dirancang khusus untuk menjaga serat pada kain mengikat lebih kuat, menghasilan kain yang kelembutannya lebih tahan lama.
Sedangkan, serat TENCEL Lyocell dengan micro technology akan menghasilkan serat terbaik dengan ukuran mikron yang lebih lembut dan lebih ringan.
"Sehingga dapat diolah menjadi kain rajut dan tenun, menghasilkan kain yang lebih mengkilap dan terasa lebih lembut untuk diaplikasikan menjadi modest-wear, pakaian tidur atau santai," imbuhnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, serat TENCEL berasal dari bahan baku kayu alami yang dipanen dari sumber bersertifikasi dan terkontrol. Proses produksinya ramah lingkungan dengan penggunaan sumber daya yang rendah serta minimalisasi polusi air dan emisi.
"Dengan teknologi identifikasi serat, TENCEL dapat diverifikasi dalam produk akhir dan sepanjang rantai nilai melalui pengujian Lenzing, menjamin transparansi dari asal kayu hingga menjadi serat yang berkelanjutan,” tutup Winston.
(dra)
Lihat Juga :