7 Ciri-ciri Ginjal Rusak, Tubuh Bengkak Jadi Gejala Awal
Jum'at, 16 Mei 2025 - 17:40 WIB
loading...
Ciri-ciri ginjal rusak penting untuk diketahui sebagai bentuk pencegahan. Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh, dari menyaring limbah. Foto/Medfin
A
A
A
JAKARTA - Ciri-ciri ginjal rusak penting untuk diketahui sebagai bentuk pencegahan. Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh, mulai dari menyaring limbah dan racun, mengatur tekanan darah, hingga menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit.
Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa ginjal mereka mulai bermasalah karena gejalanya sering kali tidak terasa atau dianggap sepele. Padahal, jika tidak ditangani sejak awal, kerusakan ginjal dapat berkembang menjadi penyakit ginjal kronis yang membahayakan nyawa.
Beberapa ciri-ciri ginjal rusak yang paling umum antara lain perubahan frekuensi buang air kecil, pembengkakan di bagian tubuh tertentu, rasa lelah berkepanjangan, hingga sesak napas. Mengetahui tanda-tanda ginjal mulai rusak sangat penting agar Anda bisa segera mengambil tindakan medis yang tepat dan mencegah kerusakan yang lebih parah.
Berikut ciri-ciri ginjal rusak yang harus diwaspadai, serta cara menjaga kesehatan ginjal secara alami agar tetap berfungsi optimal dilansir dari Times of India, Jumat (16/5/2025).
Baca Juga: 7 Ikan yang Menyehatkan Ginjal, Patin Rendah Kolesterol
Salah satu gejala awal gangguan ginjal adalah perubahan pada kebiasaan berkemih. Anda mungkin mengalami frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama pada malam hari.
Selain itu, jumlah urine yang lebih sedikit dari biasanya, urine berbusa, sebagai indikasi adanya protein yang bocor. Kemudian munculnya darah dalam urine yang terlihat kemerahan atau gelap.
Ketika ginjal tak mampu membuang cairan dan natrium secara efisien, tubuh akan menahan air yang kemudian menyebabkan pembengkakan, terutama di kaki, pergelangan kaki, dan sekitar mata. Bengkak di area mata sering kali menjadi gejala awal kerusakan ginjal karena kebocoran protein.
Penumpukan racun dalam tubuh akibat fungsi ginjal yang menurun bisa menyebabkan kelelahan kronis. Selain itu, produksi sel darah merah yang berkurang membuat tubuh kekurangan oksigen, sehingga Anda merasa lemah dan lesu walaupun telah cukup istirahat.
Baca Juga: 5 Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Penyakit Ginjal, Bayam Tinggi Oksalat
Ginjal yang tidak bekerja maksimal akan membiarkan racun menumpuk dalam tubuh, memengaruhi sistem pencernaan. Akibatnya, seseorang dapat mengalami kehilangan selera makan, mual, atau muntah. Banyak penderita juga mengeluhkan rasa pahit atau seperti logam di mulut.
Ketidakseimbangan elektrolit seperti kalsium dan fosfor, yang diatur oleh ginjal, dapat memicu kram otot atau kejang mendadak. Penumpukan limbah di kulit juga bisa menyebabkan rasa gatal yang parah dan kulit menjadi kering.
Ginjal memiliki peran besar dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Jika ginjal rusak, tekanan darah bisa meningkat tajam. Parahnya, tekanan darah tinggi yang tak terkontrol juga bisa memperparah kerusakan ginjal, menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus.
Baca Juga: 5 Gejala Batu Ginjal yang Terlihat saat Buang Air Kecil
Ketika cairan menumpuk akibat gangguan ginjal, paru-paru bisa terkena dampaknya. Hal ini membuat penderitanya mengalami kesulitan bernapas, bahkan nyeri dada jika cairan mengelilingi jantung. Ini merupakan kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan medis segera.
Mengalami satu atau dua gejala ini bukan berarti Anda pasti mengalami kerusakan ginjal. Namun, bila Anda merasakan beberapa gejala secara bersamaan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Jika ingin memperkuat fungsi ginjal Anda dalam waktu singkat, fokuslah pada beberapa langkah berikut:
1. Hidrasi Cukup: Minumlah air putih sesuai kebutuhan tubuh untuk membantu proses filtrasi alami ginjal.
2. Pola Makan Seimbang: Kurangi asupan garam (natrium), pilih makanan segar seperti buah dan sayuran, dan batasi makanan olahan serta konsumsi protein berlebih. Jika memiliki gangguan ginjal, perhatikan pula asupan kalium dan fosfor.
3. Olahraga Teratur: Lakukan aktivitas fisik ringan secara rutin sesuai saran dokter.
4. Kendalikan Gula Darah dan Tekanan Darah: Terutama bagi penderita diabetes atau hipertensi, dua faktor risiko utama kerusakan ginjal.
5. Jauhi Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Obat Tanpa Resep: Beberapa obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dapat merusak ginjal bila digunakan berlebihan.
Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa ginjal mereka mulai bermasalah karena gejalanya sering kali tidak terasa atau dianggap sepele. Padahal, jika tidak ditangani sejak awal, kerusakan ginjal dapat berkembang menjadi penyakit ginjal kronis yang membahayakan nyawa.
Beberapa ciri-ciri ginjal rusak yang paling umum antara lain perubahan frekuensi buang air kecil, pembengkakan di bagian tubuh tertentu, rasa lelah berkepanjangan, hingga sesak napas. Mengetahui tanda-tanda ginjal mulai rusak sangat penting agar Anda bisa segera mengambil tindakan medis yang tepat dan mencegah kerusakan yang lebih parah.
Berikut ciri-ciri ginjal rusak yang harus diwaspadai, serta cara menjaga kesehatan ginjal secara alami agar tetap berfungsi optimal dilansir dari Times of India, Jumat (16/5/2025).
7 Ciri-ciri Ginjal Rusak
Baca Juga: 7 Ikan yang Menyehatkan Ginjal, Patin Rendah Kolesterol
1. Perubahan Pola Buang Air Kecil
Salah satu gejala awal gangguan ginjal adalah perubahan pada kebiasaan berkemih. Anda mungkin mengalami frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama pada malam hari.
Selain itu, jumlah urine yang lebih sedikit dari biasanya, urine berbusa, sebagai indikasi adanya protein yang bocor. Kemudian munculnya darah dalam urine yang terlihat kemerahan atau gelap.
2. Pembengkakan pada Beberapa Bagian Tubuh
Ketika ginjal tak mampu membuang cairan dan natrium secara efisien, tubuh akan menahan air yang kemudian menyebabkan pembengkakan, terutama di kaki, pergelangan kaki, dan sekitar mata. Bengkak di area mata sering kali menjadi gejala awal kerusakan ginjal karena kebocoran protein.
3. Kelelahan Berlebihan
Penumpukan racun dalam tubuh akibat fungsi ginjal yang menurun bisa menyebabkan kelelahan kronis. Selain itu, produksi sel darah merah yang berkurang membuat tubuh kekurangan oksigen, sehingga Anda merasa lemah dan lesu walaupun telah cukup istirahat.
Baca Juga: 5 Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Penyakit Ginjal, Bayam Tinggi Oksalat
4. Nafsu Makan Menurun
Ginjal yang tidak bekerja maksimal akan membiarkan racun menumpuk dalam tubuh, memengaruhi sistem pencernaan. Akibatnya, seseorang dapat mengalami kehilangan selera makan, mual, atau muntah. Banyak penderita juga mengeluhkan rasa pahit atau seperti logam di mulut.
5. Kram dan Kejang Otot
Ketidakseimbangan elektrolit seperti kalsium dan fosfor, yang diatur oleh ginjal, dapat memicu kram otot atau kejang mendadak. Penumpukan limbah di kulit juga bisa menyebabkan rasa gatal yang parah dan kulit menjadi kering.
6. Tekanan Darah Meningkat
Ginjal memiliki peran besar dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Jika ginjal rusak, tekanan darah bisa meningkat tajam. Parahnya, tekanan darah tinggi yang tak terkontrol juga bisa memperparah kerusakan ginjal, menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus.
Baca Juga: 5 Gejala Batu Ginjal yang Terlihat saat Buang Air Kecil
7. Sesak Napas
Ketika cairan menumpuk akibat gangguan ginjal, paru-paru bisa terkena dampaknya. Hal ini membuat penderitanya mengalami kesulitan bernapas, bahkan nyeri dada jika cairan mengelilingi jantung. Ini merupakan kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan medis segera.
Mengalami satu atau dua gejala ini bukan berarti Anda pasti mengalami kerusakan ginjal. Namun, bila Anda merasakan beberapa gejala secara bersamaan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Tips Menjaga Kesehatan Ginjal
Jika ingin memperkuat fungsi ginjal Anda dalam waktu singkat, fokuslah pada beberapa langkah berikut:
1. Hidrasi Cukup: Minumlah air putih sesuai kebutuhan tubuh untuk membantu proses filtrasi alami ginjal.
2. Pola Makan Seimbang: Kurangi asupan garam (natrium), pilih makanan segar seperti buah dan sayuran, dan batasi makanan olahan serta konsumsi protein berlebih. Jika memiliki gangguan ginjal, perhatikan pula asupan kalium dan fosfor.
3. Olahraga Teratur: Lakukan aktivitas fisik ringan secara rutin sesuai saran dokter.
4. Kendalikan Gula Darah dan Tekanan Darah: Terutama bagi penderita diabetes atau hipertensi, dua faktor risiko utama kerusakan ginjal.
5. Jauhi Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Obat Tanpa Resep: Beberapa obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dapat merusak ginjal bila digunakan berlebihan.
(dra)
Lihat Juga :