Peringati Bulan Vitiligo, C Derma Ajak Masyarakat Peduli Kelainan Pigmentasi Kulit
Kamis, 05 Juni 2025 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Para dokter spesialis di C Derma, termasuk dr. Srie Prihianti G, SpDVE, Subsp DA, PhD, yang juga pengurus Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (PERDOSKI) turut mengedukasi bahwa vitiligo bukan kondisi yang harus dibiarkan tanpa solusi.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Aloysius Wahyu, ayah dari pasien bernama Gabriel Zoey. Dia menceritakan, bercak vitiligo pertama kali muncul di kulit Zoey ketika berusia lima tahun.
"Awalnya kami hanya menggunakan salep dari dokter di rumah sakit, tapi tidak ada perubahan, bahkan melebar. Setelah konsultasi ke C Derma, kami mendapatkan terapi kombinasi terbaik. Sekarang, kondisinya sudah jauh lebih baik, dan Zoey sangat senang bercak putihnya tidak muncul lagi," cerita Aloysius.
Menurutnya, keberhasilan perawatan membutuhkan komitmen untuk menjalani terapi secara rutin dan konsisten. Aloysius dan C Derma pun mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak ragu berkonsultasi dan mencari solusi medis, karena dengan terapi yang tepat, vitiligo dapat dikelola dan kualitas hidup pasien bisa meningkat secara signifikan.
Upaya-upaya ini penting untuk mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman masyarakat, agar penyandang vitiligo bisa hidup lebih percaya diri dan mendapatkan akses perawatan yang memadai.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Aloysius Wahyu, ayah dari pasien bernama Gabriel Zoey. Dia menceritakan, bercak vitiligo pertama kali muncul di kulit Zoey ketika berusia lima tahun.
"Awalnya kami hanya menggunakan salep dari dokter di rumah sakit, tapi tidak ada perubahan, bahkan melebar. Setelah konsultasi ke C Derma, kami mendapatkan terapi kombinasi terbaik. Sekarang, kondisinya sudah jauh lebih baik, dan Zoey sangat senang bercak putihnya tidak muncul lagi," cerita Aloysius.
Menurutnya, keberhasilan perawatan membutuhkan komitmen untuk menjalani terapi secara rutin dan konsisten. Aloysius dan C Derma pun mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak ragu berkonsultasi dan mencari solusi medis, karena dengan terapi yang tepat, vitiligo dapat dikelola dan kualitas hidup pasien bisa meningkat secara signifikan.
Upaya-upaya ini penting untuk mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman masyarakat, agar penyandang vitiligo bisa hidup lebih percaya diri dan mendapatkan akses perawatan yang memadai.
(dra)
Lihat Juga :