Peringati Bulan Vitiligo, C Derma Ajak Masyarakat Peduli Kelainan Pigmentasi Kulit

Kamis, 05 Juni 2025 - 11:40 WIB
loading...
Peringati Bulan Vitiligo,...
Vitiligo Awareness Month menjadi momen yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang vitiligo, termasuk mengurangi stigma. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Vitiligo Awareness Month menjadi momen yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang vitiligo, termasuk mengurangi stigma, serta mendukung penelitian dan perawatan bagi mereka yang hidup dengan kondisi ini.

Diketahui, Vitiligo merupakan kelainan pigmentasi kulit yang terjadi akibat hilangnya melanin, sehingga memunculkan bercak-bercak putih yang tampak kontras dengan warna kulit asli.

Menurut publikasi ilmiah di Indonesia, prevalensi vitiligo berkisar antara 0,2–2 persen, sejalan dengan angka prevalensi global. Menariknya, vitiligo sering muncul pada usia muda, dengan rata-rata awal kemunculan sekitar 7,3 tahun.

Selama bulan Vitiligo, masyarakat didorong untuk membagikan informasi edukatif melalui media sosial, mengikuti kampanye kesadaran vitiligo dan mendukung organisasi dan klinik yang fokus pada penelitian serta perawatan vitiligo

Sejalan dengan hal itu, di tengah kampanye global bulan ini, C Derma sebagai salah satu klinik spesialis dermatologi terkemuka di Indonesia, menegaskan komitmennya dalam memberikan edukasi dan penanganan vitiligo secara medis dan terukur melalui terapi kombinasi.

Sejak 2019, melalui dua cabangnya di Jakarta, C Derma konsisten menyediakan rangkaian terapi yang meliputi obat topikal seperti krim Vitiskin, suplemen oral, terapi sinar UV, injeksi growth factor, hingga prosedur skin graft (cangkok kulit).

“Vitiligo merupakan tantangan besar bagi kami para dokter dermatologi,” ujar dr Maureen Situmeang, SpDVE, dokter spesialis dermatovnereologi dan estetika di C Derma di Jakarta, belum lama ini.

Dikatakannya, dampak vitiligo bukan hanya terlihat pada kulit, juga memengaruhi kualitas hidup dan kepercayaan diri pasien.

"Karena itu, kami menyediakan terapi yang presisi, menargetkan area bercak kulit tanpa memberikan dampak negatif pada kulit normal,” tutur dr Maureen.

Sejak mulai menyediakan terapi vitiligo pada 2022, C Derma telah membantu lebih dari 450 pasien. Dari jumlah itu, 95 persen pasien menunjukkan respons positif berkat opsi terapi yang disesuaikan dengan kondisi individu.

Para dokter spesialis di C Derma, termasuk dr. Srie Prihianti G, SpDVE, Subsp DA, PhD, yang juga pengurus Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (PERDOSKI) turut mengedukasi bahwa vitiligo bukan kondisi yang harus dibiarkan tanpa solusi.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Aloysius Wahyu, ayah dari pasien bernama Gabriel Zoey. Dia menceritakan, bercak vitiligo pertama kali muncul di kulit Zoey ketika berusia lima tahun.

"Awalnya kami hanya menggunakan salep dari dokter di rumah sakit, tapi tidak ada perubahan, bahkan melebar. Setelah konsultasi ke C Derma, kami mendapatkan terapi kombinasi terbaik. Sekarang, kondisinya sudah jauh lebih baik, dan Zoey sangat senang bercak putihnya tidak muncul lagi," cerita Aloysius.

Menurutnya, keberhasilan perawatan membutuhkan komitmen untuk menjalani terapi secara rutin dan konsisten. Aloysius dan C Derma pun mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak ragu berkonsultasi dan mencari solusi medis, karena dengan terapi yang tepat, vitiligo dapat dikelola dan kualitas hidup pasien bisa meningkat secara signifikan.

Upaya-upaya ini penting untuk mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman masyarakat, agar penyandang vitiligo bisa hidup lebih percaya diri dan mendapatkan akses perawatan yang memadai.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vitiligo Kebanyakan...
Vitiligo Kebanyakan Muncul di Usia Anak-anak, Ini Saran Dokter untuk Para Orang Tua
Bisa Disembuhkan, Dokter...
Bisa Disembuhkan, Dokter Sarankan Hal Ini kepada Penderita Vitiligo
Penderita Vitiligo Tak...
Penderita Vitiligo Tak Harus Rendah Diri, Mereka Juga Bisa Berprestasi
Rentan Alami Psikososial,...
Rentan Alami Psikososial, Pasien Vitiligo Perlu Dukungan Lingkungan Terdekat
Kisah Sukses Winnie...
Kisah Sukses Winnie Harlow, Kikis Stigma Penderita Vitiligo
Rekomendasi
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Berita Terkini
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Gaya Hidup Sehat Masyarakat...
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban: Intip Keseruan Summer Wellness Club 2026 di Kuningan City Mall
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan...
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan Klaim Rumah Sarwendah: Mengapa Cicilan Masih Dibayar Ruben?
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Tren Inside-Out Nutricosmetics,...
Tren Inside-Out Nutricosmetics, Solusi Cerdas Perempuan Modern Atasi Penuaan Dini
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved