WHO Peringatkan Dunia Lebih Siap untuk Pandemi Berikutnya

Selasa, 08 September 2020 - 17:25 WIB
loading...
WHO Peringatkan Dunia...
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, COVID-19 bukanlah pandemi terakhir. Foto/World Health Organization
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dunia harus lebih siap menghadapi pandemi berikutnya.

Hal itu disampaikan Tedros saat meminta negara-negara untuk berinvestasi untuk masalah kesehatan masyarakat.

"Ini bukan pandemi terakhir," kata Tedros dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, seperti dilansir Reuters pada Selasa (8/9). (Baca Juga: Diet Rendah Karbohidrat vs Diet Rendah Lemak, Mana yang Terbaik? )

Tedros menjelaskan, peringatan ini dibuatnya berdasarkan sejarah dan fakta perihal wabah ataupun pandemi yang pernah ada sebelumnya. Sayang, sang Sekjen WHO tak menjelaskan lebih jauh terkait pandemi berikutnya seperti apa.

"Sejarah mengajarkan kita bahwa wabah dan pandemi adalah fakta kehidupan. Tetapi, ketika pandemi berikutnya datang, dunia harus siap, lebih siap daripada saat ini," jelasnya.

Lebih dari 27,19 juta orang di dunia dilaporkan telah terinfeksi virus corona baru dan 888.326 di antaranya meninggal dunia. Jumlah ini berdasarkan penghitungan Reuters sejak kasus pertama diidentifikasi di China pada Desember 2019.

Sebelumnya, WHO memperingatkan bahwa mungkin tidak akan ada silver bullet atau peluru perak untuk COVID-19 dalam bentuk vaksin yang sempurna. Jalan menuju normalitas seperti sebelumnya juga dilaporkan akan panjang, dengan beberapa negara memerlukan pengaturan ulang strategi.

Tedros dan Direktur Eksekutif Health Emergencies Programme WHO Mike Ryan mendesak negara-negara di dunia untuk secara ketat menegakkan langkah-langkah kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan tes virus.

"Pesan kepada orang-orang dan pemerintah jelas: lakukan itu semua!," ujar Tedros.

Tedros menambahkan, masker harus menjadi simbol solidaritas dunia.

“Sejumlah vaksin sekarang dalam uji klinis fase tiga dan kami semua berharap memiliki sejumlah vaksin efektif yang dapat membantu mencegah orang dari infeksi. Namun, saat ini tidak ada peluru perak dan mungkin tidak akan pernah ada," ujarnya.

Virus corona baru adalah darurat kesehatan terbesar sejak awal abad ke-20. "Perlombaan" internasional untuk mendapatkan vaksin juga belum pernah terjadi sebelumnya. Tapi, Tedros menggarisbawahi ketidakpastian.

"Ada kekhawatiran bahwa kita mungkin tidak memiliki vaksin yang dapat berfungsi, atau perlindungannya hanya untuk beberapa bulan, tidak lebih. Tetapi, sampai kita menyelesaikan uji klinis, kita tidak akan tahu," kata Ryan. (Baca Juga: Studi: Hormon Cinta Oksitosin Dapat Redakan Masalah Pencernaan )

Ryan menambahkan, negara-negara dengan tingkat penularan yang tinggi, seperti Brasil dan India, perlu bersiap untuk pertempuran besar.

"Jalan keluarnya panjang dan membutuhkan komitmen berkelanjutan," tutup Ryan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Rekomendasi
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved