Kolaborasi IRRA–Mandaya Royal Hospital Puri, Langkah Strategis Perluas Terapi Apheresis

Minggu, 15 Juni 2025 - 00:05 WIB
loading...
Kolaborasi IRRA–Mandaya...
PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), perusahaan distribusi alat kesehatan di Indonesia, mendukung peluncuran layanan terapi apheresis di Mandaya Royal Hospital Puri. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), perusahaan distribusi alat kesehatan di Indonesia, mendukung peluncuran layanan terapi apheresis di Mandaya Royal Hospital Puri. Acara yang digelar pada Sabtu, 14 Juni 2025, ini mengangkat tema “Discovering Apheresis: A Therapy for Blood Cancers and Neurological Autoimmune Disorders” dan menghadirkan pembicara dari kalangan dokter spesialis neurologi serta penyakit dalam yang memiliki subspesialisasi di bidang hematologi dan onkologi. Sebanyak kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari dokter umum, spesialis penyakit dalam dan spesialis neurologi turut meramaikan acara.

Meningkatkan Akses untuk Terapi Apheresis

Terapi apheresis (therapeutic apheresis) merupakan metode pengobatan di mana komponen darah seperti sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma yang membawa unsur penyakit (patogen) dipisahkan dan disingkirkan atau diganti dengan zat khusus untuk membantu meredakan gejala. Terapi ini terbukti efektif dalam menangani sejumlah penyakit berat, seperti leukemia, krisis myasthenia gravis, Guillain-Barré syndrome, dan berbagai gangguan neurologis autoimun lainnya. Banyak dari kondisi tersebut bersifat kronis dan dapat berkembang menjadi situasi gawat darurat, seperti gagal napas sehingga membutuhkan intervensi cepat.

Namun di Indonesia, terapi apheresis masih tergolong langka. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya fasilitas, teknologi, dan tenaga ahli yang terlatih dalam melakukan prosedur ini. Padahal, terapi ini sangat krusial dalam memperpanjang harapan hidup dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

IRRA bekerjasama dengan Mandaya Royal Hospital Puri, salah satu rumah sakit yang unggul pada penanganan penyakit darah, neuromuskular, dan penyakit langka lainnya. Keunggulan Mandaya dalam layanan spesialis dan pendekatan multidisiplin menjadikannya mitra strategis dalam memperluas akses terhadap terapi apheresis di Indonesia.

Heru Firdausi Syarif, Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah langkah nyata IRRA dalam mendukung pengembangan layanan medis berbasis teknologi di Indonesia. Heru mengungkapkan, “Kami percaya bahwa setiap pasien, terutama yang menghadapi penyakit serius seperti kanker darah atau gangguan autoimun, berhak mendapatkan akses terhadap terapi terbaik. Melalui dukungan kami kepada Mandaya Royal Hospital Puri, kami ingin memastikan teknologi apheresis tidak hanya menjadi wacana, tapi benar-benar bisa diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.”

Dr. Ben Widaja selaku Presiden Direktur dari Mandaya Hospital Grup menambahkan, “Kami menyambut baik kolaborasi dengan IRRA karena kehadiran terapi apheresis bisa melengkapi layanan di pusat kanker terpadu maupun pusat neurologi Mandaya. Tentunya, dengan ini diharapkan pasien tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan akses perawatan, karena Mandaya sudah menghadirkan perawatan yang masih tergolong langka ini.”

Komitmen IRRA dalam Memajukan Layanan Kesehatan di Indonesia

Selain terapi apheresis, pusat kanker dan neurologi Mandaya sebelumnya sudah dipersenjatai dengan peralatan medis canggih, termasuk Digital PET Scan, Transmagnetic Stimulation (TMS), hingga Radioterapi dengan spesifikasi tertinggi di kelasnya. Kini, melalui kolaborasi dengan IRRA, hadir perangkat medis canggih lainnya yang mampu melakukan berbagai prosedur apheresis dengan mengolah darah secara real-time dan menyesuaikan terapi berdasarkan kondisi klinis pasien, sehingga prosedur ini menjadi lebih presisi, cepat, dan aman. Diharapkan, dengan kehadiran teknologi ini, layanan kesehatan di Indonesia akan semakin maju dan tidak lagi tertinggal dari negara-negara tetangga.

Lebih lanjut, Heru menjelaskan bahwa IRRA memiliki visi jangka panjang untuk menghadirkan solusi kesehatan modern ke lebih banyak rumah sakit di Indonesia, termasuk rumah sakit daerah dan fasilitas layanan rujukan nasional. Heru menambahkan, “Infrastruktur kesehatan di Indonesia tengah berkembang pesat. Kami ingin menjadi bagian dari transformasi itu, tidak hanya dengan menyediakan alat, tetapi juga melalui edukasi, pelatihan tenaga medis, dan advokasi kebijakan kesehatan berbasis teknologi.”

Dengan hadirnya layanan apheresis di Mandaya Royal Hospital Puri, diharapkan semakin banyak pasien dengan penyakit darah dan neurologis kronis yang mendapatkan kesempatan untuk hidup lebih baik. IRRA juga membuka peluang kerjasama serupa dengan rumah sakit lain untuk memperluas jangkauan layanan ini ke berbagai wilayah Indonesia.

“Harapan kami, terapi apheresis akan menjadi bagian dari standar penanganan medis untuk kasuskasus berat di Indonesia. Dengan teknologi yang tepat dan kerjasama yang kuat antara berbagai sektor, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa,” tutup Heru.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Terapi Topi...
Mengenal Terapi Topi Dingin, Cara Kate Middleton Atasi Rambut Rontok selama Perawatan Kanker?
Atasi Syaraf Kejepit...
Atasi Syaraf Kejepit dan Struktur Tubuh Bermasalah dengan Terapi Genqi
Misi Mustahil Tom Cruise...
Misi Mustahil Tom Cruise Hilangkan Kantung Mata, Mulai Jalani Krioterapi
Model Terapi Intensif...
Model Terapi Intensif Sukses Rehabilitasi 6.000 Anak Berkebutuhan Khusus dengan Tingkat Keberhasilan 70%
Mengenal IMOT, Model...
Mengenal IMOT, Model Terapi Intensif yang Efektif untuk Anak dan Remaja Penyandang Disabilitas
Imunoterapi Memberikan...
Imunoterapi Memberikan Harapan Baru untuk Kanker Darah
Inovasi Terapi Standar...
Inovasi Terapi Standar Global untuk Penderita Stroke di Indonesia
Prof Deby Vinski Dorong...
Prof Deby Vinski Dorong Terapi Gen Jadi Harapan Baru Kesehatan Indonesia
Pentingnya Terapi Menggunakan...
Pentingnya Terapi Menggunakan Modul SOBAT dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Autisme
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Berita Terkini
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Infografis
36,6% Dana Proyek Strategis...
36,6% Dana Proyek Strategis Nasional Masuk Rekening ASN dan Politisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved