Ketindihan saat Tidur Bukan Mistis, Ini Penjelasan Medis dan Cara Mengatasinya

Kamis, 17 Juli 2025 - 04:30 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan bahwa fase dalam ini memiliki ambang terjaga yang tinggi dan sering kali berkaitan dengan gangguan tidur seperti berjalan saat tidur (sleep walking) dan teror malam (sleep terror).

Baca juga: Berapa Lama Waktu Tidur Terbaik? Lebih dari 8 Jam Dikaitkan dengan Risiko Kematian

Sedangkan pada fase REM, otak cenderung aktif dan mimpi biasanya terjadi di tahap ini. "Pada fase REM terdapat hambatan kuat pada sinyal motorik tubuh. Karena itu, pergerakan tubuh sangat terbatas di fase ini," tambahnya.

Apa Itu Sleep Paralysis?

Menurut Yeni, sleep paralysis merupakan salah satu bentuk gangguan tidur yang tergolong dalam parasomnia. "Parasomnia adalah gangguan tidur yang terjadi saat transisi antara terjaga dan tidur, tanpa mengganggu kualitas atau durasi tidur itu sendiri," jelasnya.

Ia mendefinisikan sleep paralysis sebagai kondisi tidak mampu menggerakkan tubuh saat akan tidur atau sesaat setelah bangun, meski kesadaran sudah kembali. “Sederhananya, otak sudah sadar, tapi tubuh masih dalam kondisi tidur,” ungkap dr Yeni.

Baca juga: Hidung Mampet saat Tidur? Jangan Sepelekan, Ini Tips dari Instan Plong Bisa Pulas

Gangguan ini biasanya terjadi saat fase REM, di mana otot tubuh tidak bisa bergerak meskipun aktivitas otak sudah aktif. “Dalam istilah lain, tubuh masih ‘sleep mode’ sementara otak sudah terbangun,” tambahnya.

Penyebab dan Gejala Sleep Paralysis

Yeni menjelaskan bahwa sleep paralysis umumnya mulai muncul pada usia 15–35 tahun. Kondisi ini bisa terjadi secara acak dan dipicu oleh kurang tidur, stres berat, gangguan kecemasan, faktor genetik, serta penyakit seperti narkolepsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Kunci Tidur Nyenyak...
Kunci Tidur Nyenyak Bukan Cuma Durasi, Tapi Juga Soal Tempat Tidur yang Pas!
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
3 Gerakan Sederhana...
3 Gerakan Sederhana agar Tubuh Lebih Segar dan Tidak Kaku saat Bangun Tidur
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Rekomendasi
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
Berita Terkini
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Mewahnya Pernikahan...
Mewahnya Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Ada Penampilan Spesial Paul McCartney
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved