5 Penyakit yang Bisa Terdeteksi Lewat Tahi Lalat, Jangan Dianggap Sepele
Senin, 11 Agustus 2025 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Jika Anda memiliki riwayat keluarga penderita kanker kulit dan jumlah tahi lalat yang banyak serta tidak biasa, kondisi ini patut diwaspadai. Pemeriksaan rutin ke dokter kulit sangat disarankan untuk mendeteksi potensi kanker lebih awal.
Karsinoma sel basal (KSB) adalah salah satu jenis kanker kulit yang umum ditemukan, biasanya berbentuk benjolan kecil berwarna seperti mutiara. Meski cenderung tidak seagresif melanoma, KSB tetap memerlukan pengobatan segera.
Beberapa tahi lalat yang datar atau berpigmen gelap juga dapat menjadi tanda awal kanker ini. Jika ada perubahan pada tahi lalat yang tidak wajar, segera lakukan pemeriksaan medis.
Baca Juga: Waspadai! Ini 5 Tanda Masalah Kesehatan yang Terlihat dari Lidah
NF1 adalah kelainan genetik yang sering ditandai dengan bintik datar berwarna cokelat muda, dikenal sebagai “café-au-lait spots.” Memiliki enam atau lebih bintik seperti ini berukuran lebih dari 5 mm pada anak-anak atau lebih dari 15 mm pada orang dewasa dapat menjadi indikasi NF1.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan tumor pada jaringan saraf dan memerlukan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
4. Karsinoma Sel Basal
Karsinoma sel basal (KSB) adalah salah satu jenis kanker kulit yang umum ditemukan, biasanya berbentuk benjolan kecil berwarna seperti mutiara. Meski cenderung tidak seagresif melanoma, KSB tetap memerlukan pengobatan segera.
Beberapa tahi lalat yang datar atau berpigmen gelap juga dapat menjadi tanda awal kanker ini. Jika ada perubahan pada tahi lalat yang tidak wajar, segera lakukan pemeriksaan medis.
Baca Juga: Waspadai! Ini 5 Tanda Masalah Kesehatan yang Terlihat dari Lidah
5. Neurofibromatosis Tipe 1 (NF1)
NF1 adalah kelainan genetik yang sering ditandai dengan bintik datar berwarna cokelat muda, dikenal sebagai “café-au-lait spots.” Memiliki enam atau lebih bintik seperti ini berukuran lebih dari 5 mm pada anak-anak atau lebih dari 15 mm pada orang dewasa dapat menjadi indikasi NF1.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan tumor pada jaringan saraf dan memerlukan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
(dra)
Lihat Juga :