Studi Baru Ungkap Otak Pria Menyusut Lebih Cepat Dibanding Perempuan Seiring Bertambahnya Usia

Minggu, 02 November 2025 - 08:40 WIB
loading...
Studi Baru Ungkap Otak...
di ungkap otak pria lebih cepat menyusut dibanding perempuan. Foto/YTnews
A A A
JAKARTA - Para peneliti telah menemukan bahwa otak pria cenderung menyusut lebih cepat daripada otak perempuan seiring bertambahnya usia. Sebuah studi melakukan pnelitian dengan melakukan pemindaian pemindaian otak dari 4.726 individu sehat. Mereka mengungkapan "perbedaan jenis kelamin yang sederhana namun sistematis" dalam kehilangan jaringan otak. Hasilnya pria mengalami penurunan yang lebih cepat di berbagai area otak.

Seiring bertambahnya usia, otak mereka secara alami menyusut, dan pasien Alzheimer mengalami kehilangan volume yang lebih parah. Menariknya, penelitian ini menunjukkan bahwa kehilangan volume otak mungkin terjadi pada tingkat yang lebih lambat pada wanita dibandingkan pria, hal ini penting mengingat wanita dua kali lebih mungkin didiagnosis Alzheimer.

"Jika otak wanita menurun lebih banyak, hal itu dapat membantu menjelaskan prevalensi Alzheimer mereka yang lebih tinggi," ujar rekan penulis Anne Ravndal, seorang ahli saraf di Universitas Oslo di Norwegia kepada Nature.

Baca Juga : 8 Fakta Konsumsi Cokelat, Melawan Kolesterol Jahat hingga Meringankan Efek Alzheimer

Para peneliti menganalisis lebih dari 12.000 pemindaian otak dari individu berusia 17 hingga 95 tahun, dengan setidaknya dua MRI yang dilakukan dengan jarak sekitar 3 tahun. Setelah memperhitungkan perbedaan ukuran otak berdasarkan jenis kelamin, studi ini menemukan bahwa otak pria menunjukkan penurunan yang lebih luas di usia lanjut, yang memengaruhi berbagai area korteks.

Otak wanita menunjukkan penurunan yang lebih sedikit, dengan lebih sedikit area yang terdampak dan lebih sedikit perubahan ketebalan korteks seiring waktu. Studi ini menunjukkan adanya perbedaan jenis kelamin dalam penuaan otak, tetapi para penulis menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi dan memahami temuan ini.

Penelitian tentang penuaan otak memiliki bias jenis kelamin yang signifikan, dengan sedikit studi yang mempertimbangkan jenis kelamin sebagai faktor. Pada tahun 2019, hanya 5% studi neurosains dan psikiatri yang meneliti pengaruh jenis kelamin, yang menyebabkan temuan yang tidak konsisten dan ketidakpastian tentang apakah pria dan wanita berbeda dalam penurunan otak.

Baca Juga : Lagi Viral di Indonesia, Inhaler Thailand Hong Thai Ternyata Terkontaminasi Mikroba Berbahaya!

Studi sebelumnya telah menghasilkan hasil yang bertentangan, dengan beberapa menunjukkan penurunan otak yang lebih besar pada pria dan yang lainnya pada wanita. Sebuah studi baru dari Universitas Oslo bertujuan untuk mengklarifikasi perbedaan ini. Para peneliti menemukan perbedaan berdasarkan jenis kelamin dalam berbagai pengukuran otak, termasuk volume otak total, volume subkortikal, ketebalan korteks, dan luas permukaan.

Temuan studi tentang hilangnya volume otak menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap fungsi kognitif, yang memerlukan investigasi lebih lanjut. Meskipun penyusutan otak sering dikaitkan dengan hasil negatif, beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyusutan otak dapat bermanfaat dalam konteks tertentu.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
Imunodefisiensi Primer...
Imunodefisiensi Primer Masih Sulit Terdeteksi, IPIPS Ungkap Fakta dan Tantangan di Indonesia
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
5 Olahraga untuk Pria...
5 Olahraga untuk Pria Usia di Atas 50 Tahun Supaya Panjang Umur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved