Gerakan BISA di Desa Wisata Wae Rebo Libatkan Masyarakat Setempat
Selasa, 15 September 2020 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
"Saya percaya, bahwa masyarakat yang hadir pada saat ini juga merupakan bentuk apresiasi dan kepercayaan terhadap upaya yang dilakukan pemerintah agar kita semua dapat bangkit dan menyongsong era normal yang baru ini dan keluar dari masa pandemi yang telah banyak menghentikan begitu banyak pekerjaan baik kita," lanjutnya.
![Gerakan BISA di Desa Wisata Wae Rebo Libatkan Masyarakat Setempat]()
Pemilihan Wae Rebo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan BISA ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wae Rebo, sehingga masyarakat paham dan siap dalam menerima kunjungan wisatawan dengan aman. Ryandi menekankan Desa Wae Rebo sebagai desa wisata yang sedang viral dan menjadi primadona di mata wisatawan.
Wae Rebo sangat cocok dijadikan tempat pemulihan (healing) dan menenangkan diri paska pandemi. Wisatawan akan berbondong-bondong datang ke Wae Rebo, karena Wae Rebo bukan hanya tempat tempat tujuan wisata, banyak narasi dan nilai-nilai kebudayaan yang dapat diperoleh. Hal ini selaras dengan misi peningkatan pengembangan pariwisata Flores melalui pembangunan masyarakat, khususnya masyarakat di desa-desa wisata.
"Kita harus pikirkan apa yang kita perlu persiapkan menuju normal baru. Bagaimana mempersiapkan tempat wisata agar benar-benar siap. Kita bisa mulai dengan penerapan standar protokol kesehatan sesuai panduan yang disiapkan oleh Kementerian Pariwisata dan BOPLBF tentang cara mempersiapkan destinasi wisata setelah pandemi. Sehingga masyarakat jangan sampai panik dan salah kaprah," lanjutnya.

Pemilihan Wae Rebo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan BISA ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wae Rebo, sehingga masyarakat paham dan siap dalam menerima kunjungan wisatawan dengan aman. Ryandi menekankan Desa Wae Rebo sebagai desa wisata yang sedang viral dan menjadi primadona di mata wisatawan.
Wae Rebo sangat cocok dijadikan tempat pemulihan (healing) dan menenangkan diri paska pandemi. Wisatawan akan berbondong-bondong datang ke Wae Rebo, karena Wae Rebo bukan hanya tempat tempat tujuan wisata, banyak narasi dan nilai-nilai kebudayaan yang dapat diperoleh. Hal ini selaras dengan misi peningkatan pengembangan pariwisata Flores melalui pembangunan masyarakat, khususnya masyarakat di desa-desa wisata.
"Kita harus pikirkan apa yang kita perlu persiapkan menuju normal baru. Bagaimana mempersiapkan tempat wisata agar benar-benar siap. Kita bisa mulai dengan penerapan standar protokol kesehatan sesuai panduan yang disiapkan oleh Kementerian Pariwisata dan BOPLBF tentang cara mempersiapkan destinasi wisata setelah pandemi. Sehingga masyarakat jangan sampai panik dan salah kaprah," lanjutnya.
Lihat Juga :