Transformasi OMAI DLBS dari Bahan Alam ke Obat Modern

Senin, 26 Januari 2026 - 08:44 WIB
loading...
A A A
“Dalam proses penelitiannya, para saintis mengalami banyak tantangan yang harus dipecahkan hingga Obat Modern Alami Integratif ini dirasakan manfaatnya oleh pasien,” ujar Prof. Raymond Tjandrawinata, Director of Business Development and Scientific Affairs Dexa Medica.

Group Research Innovation & Invention Manager DLBS Bapak Laurentius Haryanto, S.T., M.Si. menjelaskan beragam tantangan dihadapi saat proses penelitian produk OMAI. Ia menyontohkan tantangan utama pada Inlacin atau obat fitofarmaka antidiabetes adalah bagaimana meramu kayu manis dan bungur, dua bahan dengan karakter kimia berbeda agar dapat diekstraksi secara bersamaan dan menghasilkan efek sinergis sesuai khasiat yang dituju. Proses ini menuntut pendekatan ilmiah yang presisi agar potensi masing-masing bahan tidak saling meniadakan, melainkan saling memperkuat.

Sementara itu, pengembangan fitofarmaka Redacid yang berkhasiat sebagai obat untuk membantu meringankan gangguan lambung berfokus pada tantangan keamanan. Kayu manis diketahui mengandung coumarin, senyawa yang berpotensi toksik jika tidak dikendalikan. Tantangannya adalah menurunkan kadar coumarin hingga berada dalam batas aman, tanpa menghilangkan fraksi bioaktif yang berperan penting dalam memberikan khasiat terapeutik yang diharapkan.

Pada Herbakof, kompleksitas muncul dari upaya meramu empat bahan sekaligus yakni mahkota dewa, saga, legundi, dan jahe, yang masing-masing memiliki profil senyawa aktif dan karakteristik ekstraksi yang berbeda hingga menjadi produk yang dapat membantu meredakan batuk dan sakit tenggorokan. Tantangan ini menuntut formulasi yang cermat agar kombinasi bahan tersebut tetap stabil, konsisten, dan memberikan manfaat terapeutik yang optimal.

Adapun obat fitofarmaka yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah yakni Disolf, menghadapi tantangan yang tidak kalah unik, dimulai dari pencarian spesies cacing tanah untuk bahan baku yang paling sesuai untuk khasiat yang ditargetkan. Disolf dikembangkan dari fraksi bioaktif cacing tanah jenis Lumbricus rubellus. Tantangan berlanjut pada proses budidaya serta pengolahan bahan aktif yang sebagian besar berupa protein, sehingga diperlukan teknologi dan kontrol mutu yang ketat untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan efektivitas produk hingga sampai ke pasien.

Prof. Raymond menambahkan, tantangan tersebut berhasil dipecahkan bahkan terus mengalami perbaikan dan memberikan kontribusi lebih pada kesehatan pasien dan berkontribusi pada aspek ekonomi. OMAI terbukti secara klinis mampu menjadi substitusi obat kimia impor. Langkah ini sejalan dengan tantangan kemandirian obat nasional. Hingga kini, sekitar 90 persen bahan baku obat di Indonesia masih bergantung pada impor, ironi bagi negara dengan biodiversitas melimpah.

Produk-produk OMAI pun telah menembus pasar global. Nigeria, Kamboja, Singapura, Filipina, Myanmar, Vietnam, Mongolia, hingga Timor Leste menjadi tujuan ekspor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Efek Instan yang Menyesatkan:...
Efek Instan yang Menyesatkan: Mengapa Jamu Mengandung Bahan Kimia Obat Masih Diminati Masyarakat?
Indonesia Siapkan Bank...
Indonesia Siapkan Bank Plasma Nasional, Target Beroperasi pada 2027
BPOM Terbitkan Aturan...
BPOM Terbitkan Aturan Baru Iklan Obat, Influencer Dilarang Promosi
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
Tokopedia Integrasikan...
Tokopedia Integrasikan Layanan Konsultasi Dokter hingga Tebus Obat Daring
ResepGerak.ID Diluncurkan,...
ResepGerak.ID Diluncurkan, Platform Resep Latihan Berbasis Bukti Ilmiah Pertama di Indonesia
Rekomendasi
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Berita Terkini
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
Terinspirasi Rafathar,...
Terinspirasi Rafathar, Nagita Slavina Gelar Kompetisi Basket SMA
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
Dimas Aditya Syok Temui...
Dimas Aditya Syok Temui Langsung Orang Dipasung saat Syuting Juminten Edan
Microdrama A Vengeful...
Microdrama A Vengeful Affair tentang Toxic Relationship, Tayang di V+Short
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved