Aksi Kemanusiaan Dorong Pemulihan Kehidupan Warga Terdampak Bencana
Sabtu, 07 Februari 2026 - 11:17 WIB
loading...
BRI Insurance menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Pidie Jaya, Aceh, dan Sibolga, Medan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 5 Februari 2026 sebagai bagian dari respons cepat perusahaan terhadap kondisi pascabencana.
Program bantuan ini bersumber dari penggalangan dana dan iuran sosial para pekerja BRI Insurance, yang ditujukan untuk mendukung pemulihan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di wilayah terdampak.
Di Pidie Jaya, Aceh, BRI Insurance menyalurkan berbagai bantuan berupa 390 unit kompor gas, perlengkapan belajar, serta sarana ibadah bagi warga terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, kepada Kepala Desa setempat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen BRI Insurance, di antaranya Fenti Octaviani selaku Vice President Corporate Secretary, Khusnul Hilal sebagai Vice President Syariah Business Division, serta Ardiansyah selaku Kepala Cabang BRI Insurance Syariah Aceh.
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp230 juta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga, mendukung kegiatan pendidikan, serta menunjang aktivitas ibadah masyarakat agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan kehidupan sehari-hari kembali berjalan normal.
Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menyampaikan, "Pertama Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami warga Pidie Jaya dan sekitarnya, Kami percaya bahwa kehadiran BRI Insurance harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada saat menghadapi situasi krisis. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan yang lebih cepat dan berkelanjutan."
Budi juga menegaskan bahwa peran BRI Insurance tidak semata berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Sebelumnya, perusahaan telah menyalurkan berbagai bantuan tanggung jawab sosial melalui BNPB ke sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk Aceh, Medan, dan Padang.
Pada hari yang sama, BRI Insurance juga menyalurkan bantuan berupa fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) kepada masyarakat terdampak bencana di Medan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh SEVP Teknik BRI Insurance, Jimmy Prawiradigja, sebagai upaya memastikan akses sanitasi yang layak di tengah kondisi darurat.
Penyediaan fasilitas MCK ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat, sekaligus memulihkan kenyamanan dan martabat warga yang terdampak bencana. Akses sanitasi yang memadai dinilai sebagai fondasi penting dalam mendukung proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara aman dan produktif.
SEVP Teknik BRI Insurance, Jimmy Prawiradigja, menyatakan, "Fasilitas sanitasi merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditunda, khususnya dalam situasi pascabencana. Melalui bantuan MCK ini, BRI Insurance ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap lingkungan yang lebih layak dan nyaman, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung dengan lebih optimal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir secara responsif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan."
Ke depan, BRI Insurance menegaskan akan terus mengambil peran aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung ketahanan sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan inklusif.
Program bantuan ini bersumber dari penggalangan dana dan iuran sosial para pekerja BRI Insurance, yang ditujukan untuk mendukung pemulihan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di wilayah terdampak.
Di Pidie Jaya, Aceh, BRI Insurance menyalurkan berbagai bantuan berupa 390 unit kompor gas, perlengkapan belajar, serta sarana ibadah bagi warga terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, kepada Kepala Desa setempat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen BRI Insurance, di antaranya Fenti Octaviani selaku Vice President Corporate Secretary, Khusnul Hilal sebagai Vice President Syariah Business Division, serta Ardiansyah selaku Kepala Cabang BRI Insurance Syariah Aceh.
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp230 juta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga, mendukung kegiatan pendidikan, serta menunjang aktivitas ibadah masyarakat agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan kehidupan sehari-hari kembali berjalan normal.
Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menyampaikan, "Pertama Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami warga Pidie Jaya dan sekitarnya, Kami percaya bahwa kehadiran BRI Insurance harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada saat menghadapi situasi krisis. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan yang lebih cepat dan berkelanjutan."
Budi juga menegaskan bahwa peran BRI Insurance tidak semata berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Sebelumnya, perusahaan telah menyalurkan berbagai bantuan tanggung jawab sosial melalui BNPB ke sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk Aceh, Medan, dan Padang.
Pada hari yang sama, BRI Insurance juga menyalurkan bantuan berupa fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) kepada masyarakat terdampak bencana di Medan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh SEVP Teknik BRI Insurance, Jimmy Prawiradigja, sebagai upaya memastikan akses sanitasi yang layak di tengah kondisi darurat.
Penyediaan fasilitas MCK ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat, sekaligus memulihkan kenyamanan dan martabat warga yang terdampak bencana. Akses sanitasi yang memadai dinilai sebagai fondasi penting dalam mendukung proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara aman dan produktif.
SEVP Teknik BRI Insurance, Jimmy Prawiradigja, menyatakan, "Fasilitas sanitasi merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditunda, khususnya dalam situasi pascabencana. Melalui bantuan MCK ini, BRI Insurance ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap lingkungan yang lebih layak dan nyaman, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung dengan lebih optimal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir secara responsif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan."
Ke depan, BRI Insurance menegaskan akan terus mengambil peran aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung ketahanan sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan inklusif.
(dra)
Lihat Juga :