5 Kebiasaan Pemicu Diabetes pada Anak Muda, Nomor 4 Sering Tak Disadari
Selasa, 21 April 2026 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
2. Kurang Aktivitas Fisik
Kebiasaan duduk lama, baik saat bekerja, belajar, atau bermain gadget, membuat tubuh jarang bergerak. Padahal, aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai energi. Minim gerak membuat gula darah lebih mudah menumpuk.
3. Pola Makan Tidak Seimbang
Sering mengonsumsi makanan cepat saji tinggi lemak, garam, dan kalori tanpa diimbangi serat dari sayur dan buah dapat memperburuk metabolisme tubuh. Pola makan seperti ini juga berkontribusi pada kenaikan berat badan.
Baca Juga : Kebiasaan Sederhana Ini Ternyata Ampuh Turunkan Gula Darah dalam Sekejap
4. Kurang Tidur dan Pola Istirahat Buruk
Begadang atau kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan dan gula darah. Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko resistensi insulin.
5. Stres Berkepanjangan
Tekanan pekerjaan, akademik, hingga masalah sosial dapat memicu stres kronis. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula darah jika terjadi terus-menerus.
Kebiasaan duduk lama, baik saat bekerja, belajar, atau bermain gadget, membuat tubuh jarang bergerak. Padahal, aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai energi. Minim gerak membuat gula darah lebih mudah menumpuk.
3. Pola Makan Tidak Seimbang
Sering mengonsumsi makanan cepat saji tinggi lemak, garam, dan kalori tanpa diimbangi serat dari sayur dan buah dapat memperburuk metabolisme tubuh. Pola makan seperti ini juga berkontribusi pada kenaikan berat badan.
Baca Juga : Kebiasaan Sederhana Ini Ternyata Ampuh Turunkan Gula Darah dalam Sekejap
4. Kurang Tidur dan Pola Istirahat Buruk
Begadang atau kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan dan gula darah. Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko resistensi insulin.
5. Stres Berkepanjangan
Tekanan pekerjaan, akademik, hingga masalah sosial dapat memicu stres kronis. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula darah jika terjadi terus-menerus.
(wur)
Lihat Juga :