Tania Perfume Hadirkan Self-Service, Pelanggan Bebas Menemukan Aroma Personal
Senin, 27 Juli 2026 - 12:53 WIB
loading...
Tania Perfume memperkenalkan konsep toko parfum self-service yang memungkinkan pelanggan mengeksplorasi berbagai pilihan aroma secara lebih leluasa. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Tania Perfume memperkenalkan konsep toko parfum self-service yang memungkinkan pelanggan mengeksplorasi berbagai pilihan aroma secara lebih leluasa. Melalui konsep ini, pelanggan dapat mencoba, membandingkan, dan menemukan parfum yang paling sesuai dengan preferensi serta karakter mereka tanpa merasa terburu-buru.
Konsep self-service tersebut dikembangkan dari pemahaman bahwa parfum merupakan produk yang sangat personal. Aroma yang disukai seseorang dapat dipengaruhi oleh karakter, aktivitas, suasana hati, hingga pengalaman dan kenangan tertentu. Baca juga: Semprot Parfum di Leher Berisiko Kanker Tiroid? Pakar IPB Bilang Begini
Karena itu, proses memilih parfum tidak seharusnya hanya bergantung pada rekomendasi orang lain. Pelanggan perlu memiliki ruang untuk mengenali aroma secara langsung dan menentukan pilihannya sendiri.
“Bagi kami, parfum bukan sekadar produk yang digunakan untuk membuat tubuh lebih wangi. Parfum adalah bagian dari cara seseorang mengekspresikan dirinya. Melalui konsep self-service, kami ingin memberikan kebebasan kepada setiap pelanggan untuk menemukan aroma yang benar-benar terasa personal,” kata Head Marketing Manager Tania Perfume, Reza Aditya, Senin (27/7/2026).
Di toko self-service Tania Perfume, pelanggan dapat menjelajahi lebih dari 250 pilihan aroma yang tersedia pada area tester. Setiap pelanggan dapat mencoba berbagai karakter parfum, mulai dari aroma fresh, floral, fruity, sweet, woody, hingga aroma yang lebih hangat dan intens.
Pelanggan tidak harus langsung mengetahui nama parfum atau jenis aroma yang mereka cari. Mereka dapat memulai dari karakter wangi yang menarik perhatian, membandingkan beberapa pilihan, kemudian menentukan aroma yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Konsep self-service tersebut dikembangkan dari pemahaman bahwa parfum merupakan produk yang sangat personal. Aroma yang disukai seseorang dapat dipengaruhi oleh karakter, aktivitas, suasana hati, hingga pengalaman dan kenangan tertentu. Baca juga: Semprot Parfum di Leher Berisiko Kanker Tiroid? Pakar IPB Bilang Begini
Karena itu, proses memilih parfum tidak seharusnya hanya bergantung pada rekomendasi orang lain. Pelanggan perlu memiliki ruang untuk mengenali aroma secara langsung dan menentukan pilihannya sendiri.
“Bagi kami, parfum bukan sekadar produk yang digunakan untuk membuat tubuh lebih wangi. Parfum adalah bagian dari cara seseorang mengekspresikan dirinya. Melalui konsep self-service, kami ingin memberikan kebebasan kepada setiap pelanggan untuk menemukan aroma yang benar-benar terasa personal,” kata Head Marketing Manager Tania Perfume, Reza Aditya, Senin (27/7/2026).
Di toko self-service Tania Perfume, pelanggan dapat menjelajahi lebih dari 250 pilihan aroma yang tersedia pada area tester. Setiap pelanggan dapat mencoba berbagai karakter parfum, mulai dari aroma fresh, floral, fruity, sweet, woody, hingga aroma yang lebih hangat dan intens.
Pelanggan tidak harus langsung mengetahui nama parfum atau jenis aroma yang mereka cari. Mereka dapat memulai dari karakter wangi yang menarik perhatian, membandingkan beberapa pilihan, kemudian menentukan aroma yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Lihat Juga :