4 Fakta Pneumonia pada Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui

loading...
4 Fakta Pneumonia pada Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Jika orang tua belum memahami apa itu pneumonia serta pencegahannya, orang tua tanpa sengaja dapat menyalahartikan gejala pneumonia sebagai gejala flu biasa. / Foto: ilustrasi/Imperial College London
A+ A-
JAKARTA - Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar kedua pada balita di Indonesia. Namun, jika orang tua belum memahami apa itu pneumonia serta pencegahannya, orang tua tanpa sengaja dapat menyalahartikan gejala pneumonia sebagai gejala flu biasa, sehingga anak tidak mendapatkan perawatan yang seharusnya.

(Baca juga: Susu Tak Hanya Nikmat dengan Rasa Manis, juga Asin dan Pedas)

Padahal, tanpa perawatan yang tepat, pneumonia dapat mengakibatkan komplikasi seperti kesulitan bernafas, infeksi aliran darah, penumpukan cairan atau nanah di dalam atau di sekitar paru hingga kematian.

Berikut empat fakta penting tentang pneumonia agar si kecil dapat terlindung dari penyakit berbahaya ini berdasarkan keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (25/9).



1. Pneumonia menjadi penyebab kematian terbesar kedua pada balita di Indonesia

Berdasarkan data yang dihimpun UNICEF, lebih dari 19.000 anak balita di Indonesia meninggal akibat pneumonia pada tahun 2018. Artinya, lebih dari dua anak di Indonesia setiap jamnya meninggal karena pneumonia.

2. Gejala Pneumonia dapat menyerupai gejala flu



Gejala awal dari pneumonia meliputi sesak napas, nyeri dada, demam, batuk, dan kehilangan nafsu makan, yang mudah disalahartikan sebagai gejala flu biasa. Orang tua sebaiknya jangan menunggu sampai anak terkulai lemas untuk memastikan bahwa anak sedang sakit. Ketika ritme napas anak menjadi cepat, dan anak tampak tidak nyaman ketika bernapas, orangtua sudah harus sigap membawa si kecil ke dokter.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top