Berawal dari Pengalaman Jadi Pasien, Kini Jadi Konsultan Bedah Plastik

Sabtu, 26 September 2020 - 11:00 WIB
loading...
A A A
"Karena pada bagian itu banyak saraf mata dan hidung. Jika salah tusuk akan menyebabkan kebutaan dan gangrene atau matinya sel kulit. Kulit nantinya menghitam lama-lama akan lepas. Saya menyesal dan dijadikan pelajaran untuk semua," ucapnya.

Dulu Olivia asal memilih rumah sakit di Bangkok. Dia juga hanya suka dengan iklannya yang saat dicari di Google menempati urutan teratas. Padahal, semua itu belum tentu menjamin. (Baca juga: Ini yang Akan terjadi Jika Suatu Negara Masuk Jurang Resesi)

Pengalaman menarik lain yang paling menakjubkan ialah saat operasi plastik untuk ketiga kali di Korsel. Olivia hampir tidak merasakan sakit sama sekali. "Operasi facelift saya yang merupakan operasi besar baru saya merasakan sedikit sakit hanya di area telinga dan keesokan harinya saya sudah bisa pergi jalan-jalan setelah keluar dari rumah sakit," tuturnya.

Total operasi ketiga yang dilakukan Olivia di Nana Hospital ini sebesar 23 juta won (setara Rp305 juta). Biaya tersebut sudah termasuk anestesi umum, menginap semalam di rumah sakit, lepas jahitan, dan treatment mengecilkan bengkak.

Tidak jarang orang yang melakukan operasi plastik terus kembali melakukan operasi. Bagi Olivia hal tersebut bukan bentuk candu. Namun, perlu disadari setiap operasi plastik itu ada prosedur dan efek sampingnya. Misalnya, pipi Olivia sudah diambil lemaknya otomatis isi pipi berkurang sehingga kulit wajah turun.

Kemudian dia melakukan face counturing atau pemotongan tulang rahang sehingga semakin tambah turun. Maka, dokter mengatakan, Olivia harus melakukan facelift atau penambahan lemak untuk pipi yang diambil dari lemak di paha. Biaya facelift senilai 11 juta won atau setara Rp143juta. (Lihat videonya: Fenomena Hujan Disertai Butiran Es Landa Cimahi)

Bagi Anda yang tertarik ingin melakukan operasi plastik, Olivia menegaskan harus siap mental dan uang. "Harus yakin bagian wajah mana yang mau diubah. Sebaiknya menggunakan jasa agen karena harga agen dan rumah sakit sama. Agen bisa memilihkan dokter yang tepat untuk klien dan bila ada kegagalan dalam pembedahan, agen akan mengurus hingga tuntas sampai klien dapat revisi gratis," ungkapnya. (Ananda Nararya)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Berita Terkini
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
Richard Lee Ditahan...
Richard Lee Ditahan Kejati, Dokter Detektif: Bukti Sudah Lengkap dan Siap Diuji di Pengadilan
Luminary Heart Jadi...
Luminary Heart Jadi Andalan Isago x Nagita Slavina, Bisa Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved