Kampanye Re.juve Cares, Re.juve Dukung Gaya Hidup Berkelanjutan
Selasa, 06 Oktober 2020 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, hal lainnya yang juga ingin diketengahkan Re.juve melalui kampanye ini adalah kepedulian terhadap sampah, di mana gerakan menuju nol sampah (towards zero-waste) menjadi tujuan utama kampanye ini. "Hal ini berangkat dari kekhawatiran akan semakin mendesaknya persoalan sampah, khususnya di Jakarta. Ajakan-ajakan untuk diet plastik sudah sering kita dengar, namun kesadaran akan tingginya produksi sampah organik harian di Jakarta kadang masih terabaikan," lanjutnya.
Terkait hal tersebut, Re.juve sejak Februari 2020 bekerja sama dengan KOMPIS untuk mengolah sampah buah dan sayuran sisa produksi menjadi maggot pakan ternak bernilai tinggi. Meski setelah diolah sampah organik ini menjadi bernilai ekonomi, Re.juve memberikan sisa produksi tersebut secara cuma-cuma sebagai bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat.
(Baca juga: Bentengi Tubuh dari Covid-19 dengan Olahraga )
"Kami menyambut baik tawaran dari Re.juve untuk terlibat dalam pengolahan sampah organik menjadi maggot. Dengan mengirimkan secara langsung sampah organik dari Central Production Facility (CPF) di Cikupa ke fasilitas pengolahan maggot di Ciater, Tangerang Selatan, Re.juve telah membantu meniadakan proses pemilahan sampah yang memakan biaya tinggi, serta turut memberdayakan hingga tujuh warga sekitar untuk mengolah materi organik menjadi 50 kg maggot per hari dan mampu memberikan keuntungan kepada warga hingga Rp10,5 juta /bulan," kata pendiri KOMPIS, Emil Kaburuan.
Terkait hal tersebut, Re.juve sejak Februari 2020 bekerja sama dengan KOMPIS untuk mengolah sampah buah dan sayuran sisa produksi menjadi maggot pakan ternak bernilai tinggi. Meski setelah diolah sampah organik ini menjadi bernilai ekonomi, Re.juve memberikan sisa produksi tersebut secara cuma-cuma sebagai bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat.
(Baca juga: Bentengi Tubuh dari Covid-19 dengan Olahraga )
"Kami menyambut baik tawaran dari Re.juve untuk terlibat dalam pengolahan sampah organik menjadi maggot. Dengan mengirimkan secara langsung sampah organik dari Central Production Facility (CPF) di Cikupa ke fasilitas pengolahan maggot di Ciater, Tangerang Selatan, Re.juve telah membantu meniadakan proses pemilahan sampah yang memakan biaya tinggi, serta turut memberdayakan hingga tujuh warga sekitar untuk mengolah materi organik menjadi 50 kg maggot per hari dan mampu memberikan keuntungan kepada warga hingga Rp10,5 juta /bulan," kata pendiri KOMPIS, Emil Kaburuan.
(nug)
Lihat Juga :