Har, Film Pendek Berlatar Peristiwa '98 Menang di Juree Awards Indonesia 2020
Minggu, 11 Oktober 2020 - 08:18 WIB
loading...
Pemenang Gold Award di ajang Juree Awards Indonesia 2020 adalah Luhki Herwanayogi lewat film Har. Foto/Viddsee
A
A
A
JAKARTA - "Har" dan "50:50", dua film pendek buatan sineas Indonesia, mendapat penghargaan di Viddsee Juree Awards Indonesia 2020 , sebuah ajang tahunan untuk merayakan film pendek terbaik di Tanah Air.
Pemenang penghargaan tertinggi "Gold Award" adalah Luhki Herwanayogi lewat film "Har". Film ini berfokus pada kisah seorang bocah kesepian yang hidup bersama ayahnya yang pengangguran dan merindukan sang ibu yang bekerja sebagai TKW di Hong Kong. Film mengambil latar waktu kejadian 1998 ketika Indonesia menghadapi masa depan yang tak menentu di tengah situasi politik yang memanas.
(Baca Juga: Benedict Cumberbatch Jadi Doctor Strange di Spider-Man 3 )
"Har" sebenarnya sudah tak asing lagi di sirkuit festival film. Film ini pernah mendapat nominasi Film Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia 2018, serta tayang di Busan International Short Film Festival 2019 dan International Children Film Festival Bangladesh 2020.
“Saya ingin berterima kasih kepada Nia Dinata, Kalyana Shira Foundation, serta seluruh cast dan kru yang telah membuat film ini menjadi kenyataan," kata Luhki melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.
Pemenang penghargaan tertinggi "Gold Award" adalah Luhki Herwanayogi lewat film "Har". Film ini berfokus pada kisah seorang bocah kesepian yang hidup bersama ayahnya yang pengangguran dan merindukan sang ibu yang bekerja sebagai TKW di Hong Kong. Film mengambil latar waktu kejadian 1998 ketika Indonesia menghadapi masa depan yang tak menentu di tengah situasi politik yang memanas.
(Baca Juga: Benedict Cumberbatch Jadi Doctor Strange di Spider-Man 3 )
"Har" sebenarnya sudah tak asing lagi di sirkuit festival film. Film ini pernah mendapat nominasi Film Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia 2018, serta tayang di Busan International Short Film Festival 2019 dan International Children Film Festival Bangladesh 2020.
“Saya ingin berterima kasih kepada Nia Dinata, Kalyana Shira Foundation, serta seluruh cast dan kru yang telah membuat film ini menjadi kenyataan," kata Luhki melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.
Lihat Juga :