Yuk Dongkrak Imunitas Tubuh dengan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
Latihan fisik intensitas sedang ini dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Adapun latihan fisik intensitas tinggi malah dapat menurunkan imunitas. Disebut intensitas sedang jika saat latihan individu masih bisa bicara walau terengah-engah.
Sementara pada latihan intensitas tinggi, individu susah untuk berbicara. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) merekomendasikan latihan aerobik. Sebut saja jalan cepat sekeliling rumah atau naik turun tangga selama 10-15 menit sebanyak 2-3 kali sehari. Bisa juga dengan memilih dancing, senam aerobik via YouTube, maupun lompat tali. (Baca juga: Dunia Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Peta Jalan yang Jelas)
Untuk latihan kekuatan otot, Anda bisa mengunduh aplikasi pada ponsel pintar, latihan ini meliputi squat, lunges, dan push up. Sudah banyak aplikasi latihan yang ditawarkan dengan banyak pilihan. Adapun untuk peregangan, disarankan melakukannya setiap dua jam sekali, hindari duduk sepanjang hari. Lakukan peregangan statis dengan menahannya selama 10-15 detik.
Dr. Michael menyarankan agar orangtua turut serta mengajak anaknya aktif bergerak. Momen ini sebetulnya kesempatan bagi para orangtua untuk lebih dekat dengan anak. Ia menyebut, ada beberapa permainan yang bisa dilakukan bersama anak. Contohnya dampu kapal, permainan tradisional asal Betawi.
Bagi orangtua permainan ini mengasah keseimbangan, sedangkan bagi anak bukan hanya hiburan semata namun lewat permainan ini anak belajar motorik kasar. (Baca juga: Liburan Aman dan Nyaman di Masa Pandemi)
Sementara pada latihan intensitas tinggi, individu susah untuk berbicara. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) merekomendasikan latihan aerobik. Sebut saja jalan cepat sekeliling rumah atau naik turun tangga selama 10-15 menit sebanyak 2-3 kali sehari. Bisa juga dengan memilih dancing, senam aerobik via YouTube, maupun lompat tali. (Baca juga: Dunia Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Peta Jalan yang Jelas)
Untuk latihan kekuatan otot, Anda bisa mengunduh aplikasi pada ponsel pintar, latihan ini meliputi squat, lunges, dan push up. Sudah banyak aplikasi latihan yang ditawarkan dengan banyak pilihan. Adapun untuk peregangan, disarankan melakukannya setiap dua jam sekali, hindari duduk sepanjang hari. Lakukan peregangan statis dengan menahannya selama 10-15 detik.
Dr. Michael menyarankan agar orangtua turut serta mengajak anaknya aktif bergerak. Momen ini sebetulnya kesempatan bagi para orangtua untuk lebih dekat dengan anak. Ia menyebut, ada beberapa permainan yang bisa dilakukan bersama anak. Contohnya dampu kapal, permainan tradisional asal Betawi.
Bagi orangtua permainan ini mengasah keseimbangan, sedangkan bagi anak bukan hanya hiburan semata namun lewat permainan ini anak belajar motorik kasar. (Baca juga: Liburan Aman dan Nyaman di Masa Pandemi)
Lihat Juga :