Nyeri Punggung Akibat Degenerasi Diskus Intervertebralis Bisa Diatasi dengan Terapi Sel Punca
Jum'at, 13 November 2020 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia melanjutkan, Indonesia seharusnya mulai bisa mengembangkan stem cell untuk pengobatan. Karena ini adalah uji klinis fase dua, peneliti ini agar dapat memperoleh ijin penggunaan dan izin edar BPOM. Terapi stem cell merupakan pengobatan yang bersifat meregenerasi sel yang nantinya akan berkembang dan beradaptasi menjadi sel lain sesuai kebutuhan pasien.
RKSA atau Ristek BRIN Kalbe Science Awards sendiri merupakan hasil kolaborasi Kemenristek/BRIN dan Kalbe dalam meningkatkan hilirisasi penelitian di bidang kesehatan yang sekaligus memperkuat kolaborasi antara Akademisi, Industri, Pemerintah dan Komunitas Penelitian lainnya. “Hilirisasi penelitian akan turut berkontribusi positif dalam peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat dan peningkatan nilai ekonomi nasional,” ujar Vidjongtius selaku Direktur PT Kalbe Farma Tbk.
Baca juga : Kerja Seharian Bikin Nyeri Punggung dan Pinggul, Ini Solusinya
Selain dr. Rahyussalim, peneliti RKSA 2018-2020 lainnya yaitu Dr. Anggraini Barlian, Dessy Natalia, Ph.D, Prof. Dr. Ir. Made Astawan, dan Prof. Dr. Endang Sutriswati Rahayu, MS. Program RKSA 2021 merupakan program pemberian dana penelitian bagi para peneliti di Indonesia dengan tema kesehatan, farmasi, pangan fungsional, teknologi informasi atau life science. Dana penelitian akan diberikan kepada proposal terbaik yang telah dipilih oleh Dewan Juri RKSA 2021 dan diharapkan hasil penelitian tersebut dapat mencapai proses hilirisasi untuk menjadi produk atau layanan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
RKSA atau Ristek BRIN Kalbe Science Awards sendiri merupakan hasil kolaborasi Kemenristek/BRIN dan Kalbe dalam meningkatkan hilirisasi penelitian di bidang kesehatan yang sekaligus memperkuat kolaborasi antara Akademisi, Industri, Pemerintah dan Komunitas Penelitian lainnya. “Hilirisasi penelitian akan turut berkontribusi positif dalam peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat dan peningkatan nilai ekonomi nasional,” ujar Vidjongtius selaku Direktur PT Kalbe Farma Tbk.
Baca juga : Kerja Seharian Bikin Nyeri Punggung dan Pinggul, Ini Solusinya
Selain dr. Rahyussalim, peneliti RKSA 2018-2020 lainnya yaitu Dr. Anggraini Barlian, Dessy Natalia, Ph.D, Prof. Dr. Ir. Made Astawan, dan Prof. Dr. Endang Sutriswati Rahayu, MS. Program RKSA 2021 merupakan program pemberian dana penelitian bagi para peneliti di Indonesia dengan tema kesehatan, farmasi, pangan fungsional, teknologi informasi atau life science. Dana penelitian akan diberikan kepada proposal terbaik yang telah dipilih oleh Dewan Juri RKSA 2021 dan diharapkan hasil penelitian tersebut dapat mencapai proses hilirisasi untuk menjadi produk atau layanan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
(wur)
Lihat Juga :