Membedah Inisiatif Unilever Indonesia untuk Jalankan Komitmen Keberlanjutan

Rabu, 25 November 2020 - 22:44 WIB
loading...
Membedah Inisiatif Unilever...
Webinar bertajuk Healthy Planet for All dalam rangka Sustainability Day 2020 belum lama ini antara lain mengupas program-program keberlanjutan PT Unilever Indonesia. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Unilever Indonesia termasuk satu dari sedikit perusahaan di Tanah Air yang secara tegas mengungkapkan komitmen untuk menjalankan prinsip-prinsip keberlanjutan di dalam bisnisnya. Hal itu dilakukan demi mewujudkan tujuan mulia yang sudah dicanangkan sejak perusahaan ini berdiri pada hampir 87 tahun lalu.

Untuk mendukung implementasi dari komitmen tersebut, Unilever kemudian mendirikan Unilever Indonesia Foundation (UIF) pada tahun 2000. Lewat UIF, program-program keberlanjutan perusahaan ini coba diterjemahkan dan dijalankan dengan melibatkan banyak elemen, dari pemerintah, NGO, LSM, pelaku industri, hingga masyarakat.

(Baca Juga: #SustainabilityDay2020: Unilever Indonesia Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Masa Depan Berkelanjutan )

UIF diberi "tugas" untuk menemukan dan memberdayakan potensi di tengah masyarakat, memberikan nilai tambah pada masyarakat, menyatukan kekuatan mitra-mitranya, dan menjadi katalisator pembentukan kemitraan untuk mengakselerasi pencapaian program-program keberlanjutan Unilever Indonesia.

Mengutip siaran pers Unilever Indonesia yang dirilis dalam rangka #SustainabilityDay2020, program-program keberlanjutan UIF terbagi atas tiga tujuan utama. Pertama "Indonesia Sehat". Tujuan ini dikedepankan demi meningkatkan kualitas kesehatan, higienitas, serta gizi masyarakat.

Dalam tujuan ini, UIF berfokus pada kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama untuk anak usia sekolah serta kaum ibu, karena kebiasaan baik dan sehat di ruang lingkup keluarga itu menjadi awal bagi masyarakat yang juga sehat. Kampanye PHBS Unilever Indonesia sejauh ini telah menjangkau 100 juta masyarakat dari target global 1 miliar orang.

Yang terbaru, komitmen Unilever di bidang nutrisi adalah dengan meluncurkan inisiatif “Future Foods” untuk membantu masyarakat melakukan transisi menuju pola makan yang lebih sehat dan mengurangi dampak lingkungan dari rantai makanan.

Di Indonesia, komitmen Unilever dicerminkan melalui 82% portofolio makanan, minuman, dan es krim yang telah memenuhi Standar Nutrisi Tertinggi yang mengacu kepada standar WHO; menyelenggarakan berbagai edukasi salah satunya melalui program “Royco Nutrimenu”; serta rangkaian edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang sesuai prinsip “Isi Piringku” yang dianjurkan pemerintah.

Program PHBS sejauh ini telah menjangkau 20.000 rumah tangga, 180.000 remaja pondok pesantren, dan 2 juta keluarga secara online.

(Baca Juga: Unilever Inisiasi Program Future Foods untuk Majukan Bisnis Berbasis Nabati )

Tujuan besar kedua adalah "Indonesia Hijau", di mana Unilever berkeinginan untuk mengambil peran dalam mewujudkan planet yang bersih, lestari, sehat, aman, sekaligus nyaman ditinggali melalui tiga inisiatif besar. Yaitu berupaya mengurai permasalahan sampah khususnya sampah plastik ; mengatasi krisis iklim dengan menekan emisi gas rumah kaca; dan mengatasi krisis air.

Banyak program sudah dijalankan perusahaan ini untuk mewujudkan tujuan lingkungan itu, terutama yang berasal dari Divisi Home Care yang memiliki inisiatif "Clean Future".

Implementasi dari inisiatif tersebut antara lain dengan mengurangi penggunaan plastik baru dan beberapa sudah menggunakan 100% plastik hasil daur ulang; membina hampir 4.000 unit Bank Sampah yang tersebar di 18 kota dengan lebih dari 500.000 anggota sehingga mampu mengurangi 12 ton sampah anorganik; dan melakukan digitalisasi Bank Sampah menggunakan platform Google My Business.

Inisiatif "Clean Future" juga dijalankan dengan memformulasi ulang Rinso Detergen Cair serta Molto Pelembut dan Pewangi Pakaian menggunakan bahan berjejak karbon rendah; serta memperkenalkan solusi produk yang dirancang untuk mengurangi penggunaan air seperti Molto All in One dan Sunlight Jeruk Nipis Pencuci Piring.

(Baca Juga: Unilever Berkomitmen Tinggalkan Bahan Bakar Fosil dalam Produk Pembersih )

Adapun tujuan besar yang terakhir adalah "Indonesia Sejahtera". Pada tataran ini Unilever mengedepankan strategi dan penerapan bisnis yang inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan di sepanjang rantai nilai bisnisnya demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih adil, sejahtera, sekaligus maju.

Program yang dibuat untuk mewujudkan tujuan ini antara lain "Pengembangan Petani Kedelai Hitam" dengan membina dan menyejahterakan 10.500 petani kedelai hitam; bermitra dengan hampir 20.000 petani kecil kelapa sawit, kedelai hitam, dan coconut sugar; "Program Saraswati" untuk pengembangan diri, ekonomi dan sosial yang telah memberi manfaat ke lebih dari 3.500 perempuan; serta #UnileverUntukIndonesia yang memberikan bantuan kepada 147.000 pedagang warung.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Tembok SMK...
Di Balik Tembok SMK di Kudus Ini, Omzet Rp7 Miliar per Tahun Lahir dari Tangan Siswa SMK
Perkembangan Teknologi...
Perkembangan Teknologi Lifting Equipment yang Meningkatkan Efisiensi Industri
Konsisten Dukung Keberlanjutan,...
Konsisten Dukung Keberlanjutan, Unilever Indonesia Raih 2 Sertifikasi Tertinggi dari Green Building Council
Dukung Pendidikan dan...
Dukung Pendidikan dan Karier Generasi Muda di Masa Depan, Reza Rizky Darmawan Lakukan Inisiatif Ini
Lestari Summit 2024...
Lestari Summit 2024 Tekankan Pentingnya Inklusivitas dalam Kebijakan Keberlanjutan
Bendungan Lolak di Sulawesi...
Bendungan Lolak di Sulawesi Utara Usung Konsep Sekaligus Manfaat Berkelanjutan
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Rekomendasi
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved