Fungsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan
Jum'at, 27 November 2020 - 22:01 WIB
loading...
Minyak zaitun memiliki banyak manfaat kesehatan. Dengan menghancurkan buah zaitun, kemudian memisahkan minyaknya, hal ini baik untuk diet mediterania. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Tanaman Zaitun dan minyak zaitun memiliki sejarah panjang dalam hal kesehatan. Menurut beberapa penelitian, zaitun memiliki beragam manfaat kesehatan. Ada banyak bukti ilmiah yang mendukung pernyataan ini.
Seperti dilansir Boldsky, minyak zaitun dibuat dengan menghancurkan buah zaitun, kemudian memisahkan minyaknya, dimana minyak ini memainkan peran juga dalam penerapan diet mediterania. (Baca juga: Sensasi Makan Kambing Zaitun sampai Kambing Uleg )
Zaitun juga dikenal memiliki kandungan rendah kolesterol dan sumber serat makanan yang baik, yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan usus yang baik. Zaitun juga kaya akan zat besi dan tembaga.
Penelitian menunjukkan bahwa mengikuti diet sehat dapat membantu seseoarang untuk mendapatkan hidup yang lebih lama. Satu studi terhadap hampir 26.000 wanita menemukan bahwa diet Mediterania dapat mengurangi risiko pengembangan penyakit kardiovaskular hingga 28% dibandingkan dengan diet lainnya.
Diet Mediterania melibatkan asupan harian biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan. Orang yang mengikuti diet ini makan ikan dan daging tanpa lemak dalam jumlah sedang tetapi membatasi daging merah dan olahan untuk 2-3 porsi per bulan.
Seperti dilansir Boldsky, minyak zaitun dibuat dengan menghancurkan buah zaitun, kemudian memisahkan minyaknya, dimana minyak ini memainkan peran juga dalam penerapan diet mediterania. (Baca juga: Sensasi Makan Kambing Zaitun sampai Kambing Uleg )
Zaitun juga dikenal memiliki kandungan rendah kolesterol dan sumber serat makanan yang baik, yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan usus yang baik. Zaitun juga kaya akan zat besi dan tembaga.
Penelitian menunjukkan bahwa mengikuti diet sehat dapat membantu seseoarang untuk mendapatkan hidup yang lebih lama. Satu studi terhadap hampir 26.000 wanita menemukan bahwa diet Mediterania dapat mengurangi risiko pengembangan penyakit kardiovaskular hingga 28% dibandingkan dengan diet lainnya.
Diet Mediterania melibatkan asupan harian biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan. Orang yang mengikuti diet ini makan ikan dan daging tanpa lemak dalam jumlah sedang tetapi membatasi daging merah dan olahan untuk 2-3 porsi per bulan.
Lihat Juga :