Atasi Vertigo dengan Gerakan Mudah Ini
Selasa, 01 Desember 2020 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
"Daripada memberi tahu pasien untuk menunggu atau meminta mereka minum obat, kami dapat melakukan perawatan yang aman dan cepat yang langsung dan efektif," tambah Fife yang juga merupakan anggota dari American Academy of Neurology.
Panduan tersebut menemukan bahwa prosedur reposisi kanal, juga disebut manuver Epley, aman dan efektif untuk orang-orang dari segala usia. Manuver Semont mungkin merupakan pengobatan yang efektif. Untuk mengembangkan pedoman ini, penulis menganalisis semua studi ilmiah yang tersedia tentang topik tersebut.
Gangguan tersebut diyakini disebabkan oleh kristal kalsium karbonat lepas yang bergerak di tabung penginderaan telinga bagian dalam. Manuver tersebut memindahkan kristal kalsium keluar dari tabung penginderaan dan ke ruang dalam telinga lainnya, dari mana kristal tersebut dapat diserap.
Pedoman tersebut juga mengevaluasi apakah pembatasan aktivitas diperlukan setelah manuver dilakukan. "Tidak ada bukti yang jelas untuk mendukung pembatasan ini, termasuk tidur tegak dan mengenakan kerah serviks," jelas Fife. (Baca juga: Yuk, Intip Gaya Fashionable Maia Estianty saat Jadi Juri Indonesian Idol )
Pedoman tersebut juga meninjau apakah pasien dapat melakukan manuver dengan aman dan efektif di rumah. “Memiliki pasien yang merawat dirinya sendiri dengan menggunakan senam di rumah tampaknya menimbulkan sedikit risiko, tetapi tidak ada cukup bukti bahwa ini seefektif manuver yang dilakukan oleh dokter atau terapis,” tandasnya.
Panduan tersebut menemukan bahwa prosedur reposisi kanal, juga disebut manuver Epley, aman dan efektif untuk orang-orang dari segala usia. Manuver Semont mungkin merupakan pengobatan yang efektif. Untuk mengembangkan pedoman ini, penulis menganalisis semua studi ilmiah yang tersedia tentang topik tersebut.
Gangguan tersebut diyakini disebabkan oleh kristal kalsium karbonat lepas yang bergerak di tabung penginderaan telinga bagian dalam. Manuver tersebut memindahkan kristal kalsium keluar dari tabung penginderaan dan ke ruang dalam telinga lainnya, dari mana kristal tersebut dapat diserap.
Pedoman tersebut juga mengevaluasi apakah pembatasan aktivitas diperlukan setelah manuver dilakukan. "Tidak ada bukti yang jelas untuk mendukung pembatasan ini, termasuk tidur tegak dan mengenakan kerah serviks," jelas Fife. (Baca juga: Yuk, Intip Gaya Fashionable Maia Estianty saat Jadi Juri Indonesian Idol )
Pedoman tersebut juga meninjau apakah pasien dapat melakukan manuver dengan aman dan efektif di rumah. “Memiliki pasien yang merawat dirinya sendiri dengan menggunakan senam di rumah tampaknya menimbulkan sedikit risiko, tetapi tidak ada cukup bukti bahwa ini seefektif manuver yang dilakukan oleh dokter atau terapis,” tandasnya.
(tdy)
Lihat Juga :