Sertifikasi CHSE yang Diinisiasi Wamen Angela Tanoesoedibjo Ampuh Bangkitkan Industri Pariwisata
Kamis, 10 Desember 2020 - 16:33 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo. Foto/Dok. Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) terus mendorong penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata Indonesia melalui program sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability). Program ini dinilai menjadi salah satu kunci sukses meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk kembali berwisata.
Direktur Pemasaran Regional 1 Kemenparekraf Vinsensius Jemadu mengatakan, dalam praktiknya, program yang diinisiasi oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Angela Tanoesoedibjo itu sudah terbukti membangkitkan gairah pariwisata domestik.
(Baca Juga: Sertifikat CHSE Bakal Bikin Borobudur Dongkrak Kunjungan Wisatawan )
"Dari sekian banyak program yang kita gaungkan, program sertifikasi CHSE yang diinisiasi oleh Mba Wamen (Angela Tanoesoedibjo-red) ini benar-benar membantu industri bangkit dari keterpurukan, dan juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada calon wisatawan," ujar Vinsensius saat menghadiri acara FunTrip Partner Gathering bersama Kemenparekraf x Mister Aladin di Candi Borobudur, Jawa Tengah, belum lama ini.
Lebih lanjut Vinsensius menjelaskan, program sertifikasi CHSE nantinya akan diberlakukan secara nasional di 34 provinsi Indonesia. Kemenparekraf menargetkan 8.000 usaha pariwisata telah mendapatkan sertifikasi tersebut di tahun 2020.
Direktur Pemasaran Regional 1 Kemenparekraf Vinsensius Jemadu mengatakan, dalam praktiknya, program yang diinisiasi oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Angela Tanoesoedibjo itu sudah terbukti membangkitkan gairah pariwisata domestik.
(Baca Juga: Sertifikat CHSE Bakal Bikin Borobudur Dongkrak Kunjungan Wisatawan )
"Dari sekian banyak program yang kita gaungkan, program sertifikasi CHSE yang diinisiasi oleh Mba Wamen (Angela Tanoesoedibjo-red) ini benar-benar membantu industri bangkit dari keterpurukan, dan juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada calon wisatawan," ujar Vinsensius saat menghadiri acara FunTrip Partner Gathering bersama Kemenparekraf x Mister Aladin di Candi Borobudur, Jawa Tengah, belum lama ini.
Lebih lanjut Vinsensius menjelaskan, program sertifikasi CHSE nantinya akan diberlakukan secara nasional di 34 provinsi Indonesia. Kemenparekraf menargetkan 8.000 usaha pariwisata telah mendapatkan sertifikasi tersebut di tahun 2020.
Lihat Juga :