Bangun Generasi yang Lebih Sehat lewat Program Gesid

Selasa, 15 Desember 2020 - 00:01 WIB
loading...
Bangun Generasi yang...
Permasalahan gizi pada remaja di Indonesia terbilang kompleks. Saat ini, Indonesia memiliki tiga beban masalah gizi, aseperti gizi kurang dan gizi lebih. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Permasalahan gizi pada remaja di Indonesia terbilang kompleks. Saat ini, Indonesia memiliki tiga beban (triple burden) masalah gizi yaitu gizi kurang, gizi lebih dan kekurangan zat gizi mikro.

Sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap permasalahan ini, Danone Indonesia meluncurkan program GESID (Generasi Sehat Indonesia) untuk meningkatkan kesadaran remaja usia SMP dan SMA agar hidup lebih sehat melalui edukasi tentang gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta pembentukan remaja yang berkarakter. (Baca juga: Ingin Mengatasi Stres dengan Cara Mudah? Berikut Ini Tipsnya! )

Data Balitbangkes 2015 mencatat 52,5% remaja mengalami defisensi energi berat, di mana mereka mendapatkan kurang dari 70% energi dalam konsumsi makanan hariannya. Di sisi lain, drg. Kartini Rustandi, M. Kes, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan, menjelaskan bahwa 1 dari 4 remaja mengalami stunting, sementara 1 dari 7 mengalami kelebihan berat badan. Masalah lain adalah tingginya tingkat kekurangan zat gizi mikro, seperti zat besi yang berdampak pada anemia dengan prevalensi 32% pada usia 15-24 tahun.

“Indonesia membutuhkan remaja yang produktif, kreatif, serta inovatif demi kemajuan bangsa. Hal tersebut hanya dapat dicapai apabila remaja sehat dan berstatus gizi baik,” tutur drg. Kartini saat jumpa pers, Senin (14/12).

Untuk membantu remaja memahami kebutuhan gizi untuk perkembangan fisik dan mental, Danone Indonesia bekerjasama dengan FEMA IPB menyusun buku panduan GESID yang ditujukan bagi remaja SMP hingga SMA. Buku panduan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya remaja berkualitas yang dapat membuat pilihan-pilihan cerdas.

"Program yang dibangun bersama FEMA IPB ini juga melengkapi upaya edukasi dan program berkelanjutan dari Danone Indonesia bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak yang telah dikelola sebelumnya," jelas Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo.

Dalam merumuskan program GESID, Danone Indonesia melalui proses panjang, mulai dari mengadakan diskusi kelompok terarah (FGD) dan lokakarya dengan pakar dari berbagai kementerian terkait, BKKBN, forum anak DKI, serta guru dan murid SMP dan SMA. Setelah materi tersusun, dilakukan uji keterbacaan selama dua bulan di 10 sekolah menengah dengan 20 guru pendamping dan 60 orang siswa yang menjadi Duta GESID. Para duta ini yang melakukan edukasi bagi teman-teman sekolahnya melalui media sosial. Dari uji keterbacaan ini, ditemukan banyak sekali inovasi kreatif dari para remaja dalam melakukan edukasi peer-to-peer. (Baca juga: Sule Tantang Teddy Pardiana Bertemu, Ini Kata Suami Alm Lina Jubaedah )

“Buku panduan GESID yang kami susun berbicara mengenai tiga pilar utama bagi para remaja, yaitu Aku Peduli, Aku Sehat, dan Aku Bertanggung Jawab. Ketiga pilar ini tidak hanya mengajarkan tentang komposisi makan yang dapat memenuhi kecukupan gizi para remaja, tetapi juga bagaimana hal itu akan memengaruhi mereka di masa mendatang dan mengajak mereka untuk bertanggung jawab atas diri mereka," papar Ahli Gizi dan Ketua Tim Ahli Pengembang Modul GESID, Prof. Dr Ir. Sri Anna Marliyati, MSi.

Aku Peduli membantu remaja untuk mengenali tubuhnya, mulai dari ciri-ciri pubertas, merawat kesehatan reproduksi, hingga tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) dan bagaimana kondisi kesehatan saat mereka masih remaja ini akan memiliki dampak panjang di masa mendatang, saat mereka tumbuh dewasa dan menjadi orangtua.

"Aku Sehat, memberikan pemahaman mengenai peranan gizi bagi kesehatan dan kualitas hidup, serta gizi seimbang. Remaja diajak untuk mencermati kebutuhan gizi mereka, serta berbagai permasalahan gizi yang banyak terjadi pada remaja dan bagaimana menghindari atau mengatasinya," kata Prof Anna.

"Aku Bertanggung Jawab, mengajak remaja memahami permasalahan sosial seperti pernikahan dini dan dampaknya. Selain itu, pilar ini juga menjelaskan proses pembentukan karakter pada remaja untuk membantu mereka membangun karakter yang positif," tambahnya. (Baca juga: Pecah Rekor! Tembus 44,9%, Audience Share "Ikatan Cinta" Tertinggi untuk Sinetron di Indonesia )

Danone Indonesia berharap program ini dapat dilakukan di banyak sekolah menengah lain, sehingga lahir duta-duta GESID yang membantu lebih banyak remaja untuk memahami dan menerapkan pola makan dengan gizi seimbang.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Sehat, Olahraga...
Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
5 Tips Atasi Craving...
5 Tips Atasi Craving ala Menkes, Tetap Makan Enak dan Sehat
Dokter Ungkap Merokok...
Dokter Ungkap Merokok dan Obesitas Jadi Penyebab Utama Serangan Jantung di Usia Muda
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
5 Tanda Kuku yang Bisa...
5 Tanda Kuku yang Bisa Jadi Gejala Penyakit, Jangan Diabaikan!
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
DeRUCCI Resmi Hadir...
DeRUCCI Resmi Hadir di Indonesia, Perkenalkan Kasur AI Pertama
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Rekomendasi
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Stolen Fairytale di V+Short, Dibintangi Dinda Mahira hingga Venly Arauna
Urus Perjalanan Bisnis...
Urus Perjalanan Bisnis Perusahaan Lebih Praktis dengan Bantuan 24 Jam
Hepatitis Merusak Hati...
Hepatitis Merusak Hati Diam-Diam, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
Desta Bagikan Kabar...
Desta Bagikan Kabar usai Operasi Mata, Begini Kondisinya Sekarang
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
Infografis
Lebih Sehat dari Makanan...
Lebih Sehat dari Makanan Lain, Berikut Clean Eating dan Real Food
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved