Studi: Berenang Dapat Bantu Cegah Penyakit Kardiovaskular
Rabu, 23 Desember 2020 - 18:28 WIB
loading...
Berenang, aqua-aerobik, dan olahraga berbasis air lainnya populer bagi orang berusia 55 tahun ke atas agar tetap bugar tanpa membebani sendi. / Foto: Ilustrasi/Healthline
A
A
A
JAKARTA - Berenang, aqua-aerobik, dan olahraga berbasis air lainnya populer bagi orang berusia 55 tahun ke atas agar tetap bugar tanpa membebani sendi. Studi menunjukkan bahwa olahraga berbasis air memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan gaya berjalan, keseimbangan, dan mobilitas. Ini juga dianggap menawarkan manfaat sebagai bagian dari program rehabilitasi untuk penyakit arteri perifer, di mana arteri di kaki, perut, lengan dan kepala menyempit.
(Baca juga: Jangan Kebablasan Saat Rayakan Natal, Tetap Jaga Kesehatan dengan Tips Berikut Ini! )
Tetapi meskipun olahraga berbasis air terbukti memiliki manfaat untuk aspek kesehatan lainnya, hingga saat ini hanya ada bukti terbatas tentang apakah itu bermanfaat dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular untuk kelompok lanjut usia (lansia) dan meningkatkan kesehatan jantung mereka.
Studi terbaru ini mengeksplorasi efek jangka panjang dari latihan aerobik berbasis air yang teratur terhadap kesehatan jantung. Peneliti membuktikan untuk kali pertama bahwa olahraga ini sama efektifnya dengan jenis olahraga aerobik lainnya untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular bagi orang tua.
Studi ini melibatkan 80 orang yang berusia di atas 55 tahun dengan tekanan darah normal dan tanpa kondisi klinis yang sudah ada sebelumnya, seperti diabetes. Peneliti menghindari perekrutan orang yang secara teratur melakukan olahraga intensitas tinggi, seperti crossfit. Ini untuk memastikan bahwa semua pola olahraga yang bandingkan semirip mungkin, dan karena latihan intensitas tinggi bisa sulit dilakukan di dalam air.
(Baca juga: Jangan Kebablasan Saat Rayakan Natal, Tetap Jaga Kesehatan dengan Tips Berikut Ini! )
Tetapi meskipun olahraga berbasis air terbukti memiliki manfaat untuk aspek kesehatan lainnya, hingga saat ini hanya ada bukti terbatas tentang apakah itu bermanfaat dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular untuk kelompok lanjut usia (lansia) dan meningkatkan kesehatan jantung mereka.
Studi terbaru ini mengeksplorasi efek jangka panjang dari latihan aerobik berbasis air yang teratur terhadap kesehatan jantung. Peneliti membuktikan untuk kali pertama bahwa olahraga ini sama efektifnya dengan jenis olahraga aerobik lainnya untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular bagi orang tua.
Studi ini melibatkan 80 orang yang berusia di atas 55 tahun dengan tekanan darah normal dan tanpa kondisi klinis yang sudah ada sebelumnya, seperti diabetes. Peneliti menghindari perekrutan orang yang secara teratur melakukan olahraga intensitas tinggi, seperti crossfit. Ini untuk memastikan bahwa semua pola olahraga yang bandingkan semirip mungkin, dan karena latihan intensitas tinggi bisa sulit dilakukan di dalam air.
Lihat Juga :