Jangan Pernah Lepas Masker ketika Bepergian dengan Transportasi Umum
Sabtu, 02 Januari 2021 - 02:12 WIB
loading...
Bepergian dengan bus, kereta api, dan alat angkut lain yang digunakan untuk transportasi internasional, antar kota maupun provinsi memiliki tantangan serupa. / Foto: Ilustrasi/dok. SINDOnews/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Bepergian dengan alat transportasi umum meningkatkan risiko seseorang tertular dan menyebarkan Covid-19 dengan mendekatkan orang ke orang lain, seringkali untuk waktu yang lama, dan memaparkan mereka pada permukaan yang sering disentuh. Perjalanan udara seringkali membutuhkan waktu untuk menghabiskan waktu di jalur keamanan dan terminal bandara yang sibuk.
(Baca juga: Pakai Masker Mata Jadi Iritasi? Ini Solusinya! )
Bepergian dengan bus, kereta api, dan alat angkut lain yang digunakan untuk transportasi internasional, antarkota maupun provinsi memiliki tantangan serupa. Jarak sosial seringkali sulit di transportasi umum. Orang mungkin tidak dapat menjauhkan diri dengan direkomendasikan setidaknya 2 meter dari orang yang duduk di dekatnya atau orang yang berdiri atau melewati lorong di pesawat, kereta api, atau bus.
Penularan virus melalui wisatawan telah menyebabkan dan terus mengarah pada penyebaran virus antarnegara dan internasional yang menyebabkan Covid-19. Namun, masker yang dikenakan dengan benar mengurangi kemungkinan tertular dan menyebarkan Covid-19, terutama mengingat bukti penularan virus sebelum gejala dan tanpa gejala.
Centers of Disease Control and Prevention (CDC) sangat menganjurkan penggunaan masker yang sesuai untuk semua penumpang dan oleh semua personel yang mengoperasikan transportasi saat berada di transportasi umum misalnya pesawat terbang, kapal, feri, kereta api, kereta bawah tanah, bus, taksi, dan di pusat transportasi dan lokasi lain, tempat orang menaiki alat angkut semacam itu seperti, terminal bus atau feri, stasiun kereta api dan pelabuhan.
(Baca juga: Pakai Masker Mata Jadi Iritasi? Ini Solusinya! )
Bepergian dengan bus, kereta api, dan alat angkut lain yang digunakan untuk transportasi internasional, antarkota maupun provinsi memiliki tantangan serupa. Jarak sosial seringkali sulit di transportasi umum. Orang mungkin tidak dapat menjauhkan diri dengan direkomendasikan setidaknya 2 meter dari orang yang duduk di dekatnya atau orang yang berdiri atau melewati lorong di pesawat, kereta api, atau bus.
Penularan virus melalui wisatawan telah menyebabkan dan terus mengarah pada penyebaran virus antarnegara dan internasional yang menyebabkan Covid-19. Namun, masker yang dikenakan dengan benar mengurangi kemungkinan tertular dan menyebarkan Covid-19, terutama mengingat bukti penularan virus sebelum gejala dan tanpa gejala.
Centers of Disease Control and Prevention (CDC) sangat menganjurkan penggunaan masker yang sesuai untuk semua penumpang dan oleh semua personel yang mengoperasikan transportasi saat berada di transportasi umum misalnya pesawat terbang, kapal, feri, kereta api, kereta bawah tanah, bus, taksi, dan di pusat transportasi dan lokasi lain, tempat orang menaiki alat angkut semacam itu seperti, terminal bus atau feri, stasiun kereta api dan pelabuhan.
Lihat Juga :