Kenapa Vaksin Covid-19 Picu Bengkak pada Pengguna Filler?
Minggu, 10 Januari 2021 - 05:35 WIB
loading...
A
A
A
Yang menjadi masalah, respons imun itu mungkin membuat tubuh bereaksi terhadap adanya benda asing dalam tubuh, dan menganggap itu sebagai ancaman, termmasuk material filler kosmetik . "Kalau Anda menstimulasi sistem imun dan ada material asing di tubuh, Anda bisa mendapatkan reaksi itu juga," kata dr. Stevenson.
Dia pun menganjurkan untuk menunda selama beberapa minggu filler bagi yang ingin mendapatkan vaksin flu misalnya, atau jika memiliki penyakit autoimun yang sedang kambuh. Sangat jarangnya ditemukan reaksi wajah bengkak pada orang dengan filler setelah menerima vaksin Covid-19, artinya vaksin tersebut menggunakan teknologi yang canggih.
Dr. Stevenson mengatakan, tidak perlu khawatir bagi mereka yang ingin divaksin. Namun disarankan untuk menunggu 2-4 minggu setelah divaksin sebelum mendapat filler. Kalaupun sudah terlanjur di-filler dan ingin divaksin, maka dia mengingatkan bahwa reaksi yang terjadi sangat jarang dan mudah untuk diobati.
(Baca juga: Catat, Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat )
Apabila Anda menggunakan filler kosmetik, atau memiliki reaksi alergi, ataupun sensitif, Dr. Lin menganjurkan untuk berbicara kepada petugas kesehatan yang akan memvaksin.
Dia pun menganjurkan untuk menunda selama beberapa minggu filler bagi yang ingin mendapatkan vaksin flu misalnya, atau jika memiliki penyakit autoimun yang sedang kambuh. Sangat jarangnya ditemukan reaksi wajah bengkak pada orang dengan filler setelah menerima vaksin Covid-19, artinya vaksin tersebut menggunakan teknologi yang canggih.
Dr. Stevenson mengatakan, tidak perlu khawatir bagi mereka yang ingin divaksin. Namun disarankan untuk menunggu 2-4 minggu setelah divaksin sebelum mendapat filler. Kalaupun sudah terlanjur di-filler dan ingin divaksin, maka dia mengingatkan bahwa reaksi yang terjadi sangat jarang dan mudah untuk diobati.
(Baca juga: Catat, Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat )
Apabila Anda menggunakan filler kosmetik, atau memiliki reaksi alergi, ataupun sensitif, Dr. Lin menganjurkan untuk berbicara kepada petugas kesehatan yang akan memvaksin.
(nug)
Lihat Juga :