Nyeri Lutut Bisa Menghambat Aktivitas, Apa Risiko dan Faktor Penyebabnya?

Senin, 18 Januari 2021 - 13:20 WIB
loading...
Nyeri Lutut Bisa Menghambat...
Nyeri lutut bila dibiarkan akan menghambat aktivitas dan mengurangi kualitas hidup. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Nyeri lutut dapat membuat berbagai aktivitas menjadi terhambat. Jangankan untuk bergerak, untuk bangun pun dirasakan amat sulit. Kalau sudah begini, kualitas hidup pun akan menjadi terancam. Menurut dr. Ade Sri Wahyuni, SpKFR, Dokter Spesialis Fisik dan Rehabilitasi Medik, nyeri lutut adalah gangguan yang sangat sering dialami dan 50 persen diantaranya membuat para lansia menderita.

Sebab, lutut sendiri, memiliki tanggungan beban sebesar enam hingga tujuh kali berat badan saat berdiri tegak. Itulah yang membuat lutut acapkali mengalami gangguan. “Makanya kerusakannya lebih cepat," ujar dr. Ade. Kasus nyeri lutut ini lebih banyak dialami oleh kaum Hawa ketimbang Adam. Apalagi pada wanita yang mengalami kegemukan.

Baca Juga : 4 Pencegahan Kanker Serviks, Salah Satunya Seks Aman

Faktor risiko lainnya adalah usia dan sering melakukan aktivitas yang banyak menggunakan lutut. Akibat kerusakan sendi yang berlangsung secara lama ini, bisa menimbulkan tumbuhnya tulang baru. Kondisi itu, dinamakan osteoatritis yang dipicu oleh adanya pengapuran sendi.

Osteoatritis adalah kondisi tumbuhnya tulang baru pada sendi lutut yang dipicu oleh adanya pengapuran sendi, sehingga timbul kerusakan sendi kronis. Penyakit ini cenderung menyerang mereka yang berusia 38 tahun ke atas. Wanita memang lebih sering menderita osteoatritis, karena saat sudah menopause, maka kerusakannya menjadi lebih progresif.

Meski paling sering, disebabkan karena kegemukan, sehingga lutut kesulitan menopang beban tubuh. Nyeri sendiri yang dirasakan oleh tubuh sendiri adalah sebuah sinyal yang disampaikan dari sistem saraf, bahwa ada yang tidak beres atau salah dengan tubuh. Bisa disebabkan oleh karena trauma seperti tusukan, sengatan, luka bakar, atau bahkan muncul dalam bentuk kesemutan atau ketidaknyamanan lainnya.

Baca Juga : Mengapa Pengguna Behel Harus Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut? Ini Alasannya!

Nyeri yang hadir bisa tajam atau sangat sakit atau hanya sebuah nyeri biasa atau tumpul. “Kondisi ini dapat datang dan pergi kapan saja, dapat juga menetap dalam beberapa lama. Nyeri dapat muncul hanya pada salah satu bagian tubuh saja seperti di daerah punggung, perut, dada, pinggang, dan dapat juga terjadi di seluruh tubuh,” jelas dr. Mahdian Nur Nasution SpBS.

Nyeri lutut dapat datang secara tiba-tiba atau setelah mengalami trauma/cidera termasuk sesaat setelah melakukan aktivitas fisik ringan atau berolahraga. Kendati bisa sembuh sendiri, banyak kasus nyeri lutut yang justru menetap jika tidak diobati dengan segera. Selain nyeri yang mengganggu, penderita umumnya juga mengalami sejumlah gejala lain seperti bengkak, kemerahan, dan kaku atau sulit untuk digerakkan.

Baca Juga : Ingin Hubungan Lebih Intim dengan Pasangan? Jangan Ragu Berikan Sentuhan Fisik!

Penyebab nyeri lutut beragam, bisa karena cidera misalnya cidera pada tulang rawan dan kerusakan tendon (ujung otot) atau ligamen (jaringan ikat yang menghubungkan tulang satu dengan tulang lainnya), disamping osteoarthritis seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Rusaknya meniscus (bantalan lutut) juga bisa mengakibatkan nyeri lutut juga lazim dialami para atlet. Sri Noviarni
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Rahasia Bebas Bergerak:...
Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Berita Terkini
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved