Menurunkan Kolesterol dengan Pola Makan Sehat, Bagaimana Tipsnya!
Minggu, 24 Januari 2021 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
3. Kurangi Lemak Jenuh
Lemak jenuh disebut juga lemak padat, karena jenis lemak ini berbentuk padat di suhu ruangan. Lemak ini tidak berbahaya jika dikonsumsi tidak banyak. Sebaliknya, jika dikonsumsi berlebihan dapat tingkatkan LDL. The American Heart Association (AHA) merekomendasikan membatasi lemak jenuh yakni 5-6% dalam kalori harian. Sumber lemak jenuh ini diantaranya daging, produk susu, minyak sayur seperri minyak sawit dan minyak kelapa.
Baca Juga : Selulit Tidak Bisa Hilang, Tapi Hanya Bisa Dicegah, Ini Caranya
4. Perbanyak Makanan Nabati
Diet rendah kolesterol termasuk menyantap lebih banyak makan nabati seperti sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Menambahkan makanan nabati yang bervariasi memastikan tubuh mendapatkan nutrisi beragam dan vitamin yang diperlukan tubuh. Makanan nabati bebas kolesterol, sehingga tidak berkontribusi terhadap kadar kolesterol. Makanan nabati juga mengurangi risiko penyakit jantung, karena mengandung antioksidan dan serat.
5. Perbanyak Serat
Serat adalah faktor penting dalam kesehatan saluran cerna. AHA mengestimasi bahwa diet tinggi serat dapat membantu menurunkan kolesterol sebanyak 10%. Memperbanyak makanan nabati akan meningkatkan asupan serat. Bagi yang ingin konsumsi serat lebih banyak, juga bisa menambahkan suplemen serat untuk mencukupi angka harian.
6. Perbanyak Sumber Protein Nabati
Tidak masalah mendapatkan protein dari hewani, tapi ada baiknya menambahkan sumber protein nabati. Seperti kacang-kacangan, biji-bijian, atau mengganti beras putih dengan beras merah yang lebih sehat. Menambahkan protein nabati, menjadikan asupan protein yang diperlukan tubuh terpenuhi tanpa menambah kolesterol.
Lemak jenuh disebut juga lemak padat, karena jenis lemak ini berbentuk padat di suhu ruangan. Lemak ini tidak berbahaya jika dikonsumsi tidak banyak. Sebaliknya, jika dikonsumsi berlebihan dapat tingkatkan LDL. The American Heart Association (AHA) merekomendasikan membatasi lemak jenuh yakni 5-6% dalam kalori harian. Sumber lemak jenuh ini diantaranya daging, produk susu, minyak sayur seperri minyak sawit dan minyak kelapa.
Baca Juga : Selulit Tidak Bisa Hilang, Tapi Hanya Bisa Dicegah, Ini Caranya
4. Perbanyak Makanan Nabati
Diet rendah kolesterol termasuk menyantap lebih banyak makan nabati seperti sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Menambahkan makanan nabati yang bervariasi memastikan tubuh mendapatkan nutrisi beragam dan vitamin yang diperlukan tubuh. Makanan nabati bebas kolesterol, sehingga tidak berkontribusi terhadap kadar kolesterol. Makanan nabati juga mengurangi risiko penyakit jantung, karena mengandung antioksidan dan serat.
5. Perbanyak Serat
Serat adalah faktor penting dalam kesehatan saluran cerna. AHA mengestimasi bahwa diet tinggi serat dapat membantu menurunkan kolesterol sebanyak 10%. Memperbanyak makanan nabati akan meningkatkan asupan serat. Bagi yang ingin konsumsi serat lebih banyak, juga bisa menambahkan suplemen serat untuk mencukupi angka harian.
6. Perbanyak Sumber Protein Nabati
Tidak masalah mendapatkan protein dari hewani, tapi ada baiknya menambahkan sumber protein nabati. Seperti kacang-kacangan, biji-bijian, atau mengganti beras putih dengan beras merah yang lebih sehat. Menambahkan protein nabati, menjadikan asupan protein yang diperlukan tubuh terpenuhi tanpa menambah kolesterol.
Lihat Juga :