COVID-19 Masih Sulit Dikendalikan, Pemerintah Terapkan Karantina RT dan RW

Minggu, 31 Januari 2021 - 18:48 WIB
loading...
COVID-19 Masih Sulit...
Mural tentang aturan 3M guna mencegah penularan COVID-19. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus positif COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Sejak 26 Januari lalu, tercatat sebanyak 1 juta orang terkonfirmasi positif COVID-19. Hal ini membuat pemerintah terus melakukan sederet aturan untuk mencegah penularan virus corona baru semakin luas.

Salah satunya adalah penanganan COVID-19 di tingkat RT dan RW dengan memberlakukan karantina . Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya mengubah strategi penanganan COVID-19, salah satunya dengan karantina wilayah terbatas hingga tingkat RT dan RW. Hal ini diungkapkan Menko PMK Muhadjir Effendy.

Baca Juga: Ini Tips Pola Diet Cerdas dan Sederhana saat Pandemi

Menanggapi permintaan Presiden Jokowi, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, klaster COVID-19 masih bermunculan seperti klaster keluarga dan perkantoran, industri maupun komunitas.

"Hal ini mencerminkan bahwa kepatuhan monitoring protokol kesehatan perlu ditingkatkan secara lebih intensif dan berkelanjutan. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dapat memberdayakan masyarakat melalui pembentukan posko sampai di tingkatan terkecil yaitu RT dan RW," kata Wiku, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, kemarin (30/1).

Menurut Wiku, masyarakat bisa menerapkan karantina RT dan RW dengan memanfaatkan budaya gotong royong yang sudah menjadi ciri khas Indonesia. Pemerintah pun menyadari pentingnya penanganan pandemi COVID-19 yang sensitif menyentuh sampai ke tingkatan mikro yaitu RT dan RW.

"Menyadari potensi yang dimiliki masyarakat dan bermodalkan gotong royong, maka pos komando yang terdiri dari berbagai unsur yang terdiri dari BPBD, Satpol PP, TBI, dan Polri maupun elemen masyarakat akan menjadi perpanjangan tangan satgas di daerah yang sebelumnya sudah terbentuk," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia Dandy & Ozi...
Rahasia Dandy & Ozi selama Karantina Idol Terbongkar, Sampai Selundupkan Barang Ini!
38 Finalis Miss Indonesia...
38 Finalis Miss Indonesia 2025 Jalani Karantina untuk Asah Jiwa Kepemimpinan
Momen Seru Finalis Miss...
Momen Seru Finalis Miss Indonesia 2024 Jalani Tur Studio TV dan Radio iNews Media Group
Challenge Nyanyi Sisa...
Challenge Nyanyi Sisa Rasa di Wahan Halilintar, Top 10 Trending Star Seru-seruan di Dufan!
Aktivitas Karantina...
Aktivitas Karantina Calon Peserta 10 Besar Ajang Trending Star, dari Personal Development hingga Vocal Coaching
RI Resmi Masuk Masa...
RI Resmi Masuk Masa Endemi, Menkes Budi Imbau Masyarakat Tetap Jaga Diri
Jaga Kamtibmas, Dirjen...
Jaga Kamtibmas, Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Minta Siskamling RT/RW Diaktifkan
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Pemerintah Didesak Evaluasi...
Pemerintah Didesak Evaluasi Peraturan Karantina Baru, Ini Sederet Alasannya
Rekomendasi
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Berita Terkini
Manohara Masih Doyan...
Manohara Masih Doyan Mi Instan tapi Tubuh Tetap Langsing, Ini Rahasianya!
Ribuan Penonton Koplove...
Ribuan Penonton Koplove Fest Vol. 4 Nikmati Festival dengan Perlindungan MNC Life
Audy Item Hamil Anak...
Audy Item Hamil Anak Ketiga di Usia 43 Tahun, Iko Uwais Akui Lebih Protektif
Ruben Onsu Tak Kejar...
Ruben Onsu Tak Kejar Kemenangan Hak Asuh Anak, Ini Tujuan Sebenarnya
Pihak Ruben Onsu Siap...
Pihak Ruben Onsu Siap Jadikan Video Live Sarwendah Bukti di Sidang Gugatan Hak Asuh Anak
Petisi Boikot Sarwendah...
Petisi Boikot Sarwendah Tembus 95 Ribu Tanda Tangan, Ruben Onsu: Itu Konsekuensi Bukan Rekayasa
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved