Ditambah 3M, Vaksin Lebih Efektif Bentuk Herd Immunity
Senin, 01 Februari 2021 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Melihat pada penanganan pandemi, dr. Fathema menyatakan perlunya memperkuat primary healthcare. Bagaimana memberdayakan puskesmas, tim di daerah, kepesertaan masyarakat. Karena satu daerah bisa lebih mengenal anggota masyarakat sehingga lebih maksimal dalam tracing. Dalam proses tracing itu perlu kecepatan. Kolaborasi dan koordinasi akan memperkuat dan mempercepat proses tracing.
Baca Juga : Waspada Covid Tongue, Gejala Covid-19 yang Menyerupai Sariawan
Dengan percepatan tracing, testing, dan hasil PCR; maka bisa secepatnya dilakukan isolasi dan treatment. Hal ini penting sekali untuk memutus rantai penularan COVID-19. “Karena kalau hanya terus menambah tempat tidur di rumah sakit saja maka tidak akan sanggup mengimbangi kecepatan penularannya,” kata dr. Fathema.
Vaksin Covid-19 yang disuntikkan dalam tubuh kita mengandung bagian dari virus sarcov 2 atau mengandung virus sarcov 2 yang sudah mati.Vaksin Covid-19 tersebut akan merangsang sistim imun tubuh untuk membentuk antibodi terhadap bagian virus sarcov 2 yang ada dalam vaksin.
“Antibodi yang terbentuk ini akan melindungi kita apabila virus sarcov 2 masuk ke dalam tubuh. Dengan vaksinasi, seseorang dapat terhindar dari infeksi virus sarcov 2 atau paling tidak hanya gejala ringan saja yang akan dialami oleh seseorang jika terpapar virus sarcov 2,” terang dr. Tolhas Banjarnahor, Sp.PD-FINASIM.
Baca Juga : Waspada Covid Tongue, Gejala Covid-19 yang Menyerupai Sariawan
Dengan percepatan tracing, testing, dan hasil PCR; maka bisa secepatnya dilakukan isolasi dan treatment. Hal ini penting sekali untuk memutus rantai penularan COVID-19. “Karena kalau hanya terus menambah tempat tidur di rumah sakit saja maka tidak akan sanggup mengimbangi kecepatan penularannya,” kata dr. Fathema.
Vaksin Covid-19 yang disuntikkan dalam tubuh kita mengandung bagian dari virus sarcov 2 atau mengandung virus sarcov 2 yang sudah mati.Vaksin Covid-19 tersebut akan merangsang sistim imun tubuh untuk membentuk antibodi terhadap bagian virus sarcov 2 yang ada dalam vaksin.
“Antibodi yang terbentuk ini akan melindungi kita apabila virus sarcov 2 masuk ke dalam tubuh. Dengan vaksinasi, seseorang dapat terhindar dari infeksi virus sarcov 2 atau paling tidak hanya gejala ringan saja yang akan dialami oleh seseorang jika terpapar virus sarcov 2,” terang dr. Tolhas Banjarnahor, Sp.PD-FINASIM.
Lihat Juga :