Jaga Kesehatan dari Ancaman Corona dengan Teknologi Dekontaminasi

Selasa, 09 Februari 2021 - 13:06 WIB
loading...
Jaga Kesehatan dari...
Teknologi dekontaminasi berbeda dengan teknologi pada umumnya yang hanya mengandalkan metode penyaringan udara dalam ruang lingkup yang terbatas. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Polusi di ibu kota maupun kota-kota besar lainnya meningkat sangat pesat, ditambah adanya virus korona baru menjadikan kondisi udara semakin memburuk saat ini. Pada Juli 2020, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) sempat mengeluarkan pernyataan resmi bahwa terdapat virus corona baru yang menular melalui udara alias airborne.

Baca juga: Rhoma Irama Tak Mau Lagi Ikut Campur Kasus Narkoba Ridho Rhoma

Hal ini tentunya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang sebelumnya memahami bahwa virus tersebut hanya bisa menular melalui kontak langsung dengan sekresi berupa air liur dan semburan cairan yang dikeluarkan ketika seseorang yang sudah terjangkit Covid-19 berbicara, bernapas, bersin, batuk, atau bernyanyi.

Pernyataan WHO tersebut kemudian membuat masyarakat harus mencari cara lain untuk melindungi diri dan keluarganya selain secara konsisten menggunakan masker, mencuci tangan serta menghindari kerumunan, disitulah pentingnya kebersihan udara atau clean air terutama diruang tertutup yang ber-AC dan berventilasi buruk.

Director of Sales Marketing PT Bhakti Nusantara Teknologi, Alfonsius Aditya mengatakan, pihaknya melakukan riset dan pengembangan oleh tim internal dengan mengacu pada badan-badan internasional seperti WHO dan CDC (Centers for Disease Control and Prevention).

"Hasil riset tersebut berisi pengurangan ancaman dan penyebaran Covid-19 di dalam ruangan dengan cara dekontaminasi udara yang mampu melepaskan zat-zat yang aktif mencari dan membunuh virus dan bakteri yang terdapat di udara maupun permukaan. Berdasarkan hal tersebut, kami meluncurkan lini produk bernama Aerosafe," ucap Alfonsius dalam peluncuran Aerosafe di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Senin (8/2).

Dia menjelaskan, teknologi dekontaminasi tersebut berbeda dengan teknologi alat pembersih udara pada umumnya yang hanya mengandalkan metode penyaringan udara dalam ruang lingkup yang terbatas.

Aerosafe sendiri memiliki dua varian produk dengan cakupan area operasional yang berbeda yaitu Aerosafe Portable dan Aerosafe Mini. Aerosafe Portable mampu beroperasi secara efektif dalam ruangan dengan luas area hingga 1.200 m3 sementara Aerosafe Mini cocok untuk pengguaan secara personal yang mudah dibawa ke mana pun dengan cakupan area operasional hingga 10 m2.

"Selain cakupan area operasional yang luar biasa luas, Aerosafe Portable juga menggunakan teknologi quad-decontamination system yang berisi teknologi Ozon, Ion Negatif, Food-Grade Hidrogen peroksida, dan HEPA filter yang terintegrasi dengan sensor-sensor yang mamastikan tingkat keamanan dan efektifitas secara maksimal," papar Alfonsius.

Baca juga: Kemenparekraf Dapat Hibah Alat Skrining GeNose C19 dari Menristek

Di sisi lain, Aerosafe Mini mengandalkan teknologi dual-mode system yaitu decontamination mode dan air purifier mode yang memanfaatkan teknologi ozon dan ion negatif. Meskipun memiliki dimensi yang jauh berbeda, kedua produk tersebut sama-sama mengeluarkan partikel dengan ukuran hingga di bawah 5 mikron untuk memastikan dekontaminasi yang efisien dan distribusi yang maksimum tanpa meninggalkan residu. Perlu diketahui, produk Aerosafe mulai dari konsep, desain, R&D, pembuatan hingga perangkat lunak merupakaan buatan dalam negeri.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengatasi Polusi Udara...
Mengatasi Polusi Udara lewat Transportasi Ramah Lingkungan
Air Purifier vs Tanaman...
Air Purifier vs Tanaman Hias, Mana yang Lebih Efektif Bersihkan Udara di Rumah?
Kunjungi 20 Masjid,...
Kunjungi 20 Masjid, Ramadhan Roadshow Kesehatan Ajak Masyarakat Lakukan Kegiatan Positif
Rayakan Ultah, CTEC...
Rayakan Ultah, CTEC Dukung Anak dengan Gangguan Pendengaran Meraih Mimpi
Penerapan Konsep Self...
Penerapan Konsep Self Love yang Baik Dapat Berikan Dampak Positif
Wonderhunt Bagikan Beragam...
Wonderhunt Bagikan Beragam Hadiah buat 92 Pemenang yang Beruntung
Dilengkapi Inovasi Robot...
Dilengkapi Inovasi Robot Vacuum, Dreame Luncurkan 2 Teknologi Perbersih
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, QNET Ajak Mengatasi Polusi Udara dari Rumah
Mencari Pembersih Udara...
Mencari Pembersih Udara yang Dapat Dipercaya, Mendukung Kesehatan Keluarga
Rekomendasi
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Misi Evelyne Bongkar...
Misi Evelyne Bongkar Kebenaran Dimulai dalam Undercover Ex Girlfriend di V+Short, Simak Sinopsisnya!
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved