Cari Produk Skincare yang Tepat? Simak Tips dari Ahli Kecantikan Ini!
Minggu, 14 Februari 2021 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Seperti sudah diketahui, bahan berbahaya yang bisa merusak wajah secara jangka pendek maupun jangka panjang antara lain merkuri, hidrokinon, resorsinol, bahan pewarna, dan steroid. Yang mana sebenarnya merupakan obat dan harus dengan resep dokter tapi sering dimasukkan sebagai campuran pemutih karena berefek membuat kulit jadi putih. Dengan demikian, penting bagi kita untuk bisa mengecek terlebih dulu ingredients dalam produk skincare sebelum membeli.
"Apabila ada bahasa latin bisa di-browsing, lalu dicari istilah lain atau awamnya dan cek kegunaannya apakah sesuai jenis kulit kita atau tidak. Selain itu cek juga label kadaluwarsanya, apakah sudah melewati masa kadaluarsanya atau belum," terang dr. Cynthia.
Baca Juga: 10 Tradisi Unik Hari Valentine di Berbagai Negara
7. Cari Review atau Testimoni Orang yang Pernah Menggunakan
Ya, Anda bisa mengeceknya di YouTube atau mencari lewat hashtag tertentu di Instagram untuk melihat review produk skincare. Lalu, Anda analisa dari semua review produk tersebut, apakah lebih banyak yang cocok atau yang bermasalah. Jika Anda menemukan banyak reviewer mengaku tidak puas atau mengalami masalah setelah memakainya, maka sebaiknya mengalihkan perhatian ke produk skincare yang lain.
Dr. Cynthia menegaskan bahwa membuat produk kosmetik atau skincare yang aman tidaklah mudah. Bahkan Albert M. Kligman dalam international Congress of Safety and Efficacy Topical Drugs and Cosmetics di Philadelphia (1981) menyatakan, kriteria keamanan kosmetik merupakan hal bias yang akan terus berubah setiap waktu. Jadi mengharapkan skincare yang tanpa risiko itu sangat sulit. Apalagi yang membuat dan menjual bukan berlatar belakang pengetahuan produk yang tepat. Namun, untuk meminimalisir risiko memilih skincare yang salah, kita tetap perlu tahu langkah-langkah di atas.
"Apabila ada bahasa latin bisa di-browsing, lalu dicari istilah lain atau awamnya dan cek kegunaannya apakah sesuai jenis kulit kita atau tidak. Selain itu cek juga label kadaluwarsanya, apakah sudah melewati masa kadaluarsanya atau belum," terang dr. Cynthia.
Baca Juga: 10 Tradisi Unik Hari Valentine di Berbagai Negara
7. Cari Review atau Testimoni Orang yang Pernah Menggunakan
Ya, Anda bisa mengeceknya di YouTube atau mencari lewat hashtag tertentu di Instagram untuk melihat review produk skincare. Lalu, Anda analisa dari semua review produk tersebut, apakah lebih banyak yang cocok atau yang bermasalah. Jika Anda menemukan banyak reviewer mengaku tidak puas atau mengalami masalah setelah memakainya, maka sebaiknya mengalihkan perhatian ke produk skincare yang lain.
Dr. Cynthia menegaskan bahwa membuat produk kosmetik atau skincare yang aman tidaklah mudah. Bahkan Albert M. Kligman dalam international Congress of Safety and Efficacy Topical Drugs and Cosmetics di Philadelphia (1981) menyatakan, kriteria keamanan kosmetik merupakan hal bias yang akan terus berubah setiap waktu. Jadi mengharapkan skincare yang tanpa risiko itu sangat sulit. Apalagi yang membuat dan menjual bukan berlatar belakang pengetahuan produk yang tepat. Namun, untuk meminimalisir risiko memilih skincare yang salah, kita tetap perlu tahu langkah-langkah di atas.
(tsa)
Lihat Juga :