Opsi Pengobatan Makin Banyak, Penyakit Kanker Bukan Akhir Segalanya
Kamis, 18 Februari 2021 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
Selain skrining , vaksinasi HPV juga diketahui dapat mengurangi risiko kanker serviks secara signifikan pada wanita karena merangsang kekebalan terhadap jenis HPV tertentu penyebab kanker serviks.
Terkait kanker ovarium, Dr Wong mengatakan, seperti kanker payudara, salah satu penyebab kanker ovarium diketahui karena mutasi gen yang diturunkan. Kanker ovarium memiliki kejadian lebih tinggi pada perempuan di atas usia 40 tahun.
Selain itu, perempuan yang menjalani terapi hormonal setelah menopause dan mereka yang melahirkan di atas usia 35 tahun juga berisiko lebih tinggi terkena kanker ovarium.
Meskipun kanker yang menyerang wanita terlihat sangat menakutkan, dia menyatakan bahwa kemajuan teknologi medis dan pemahaman yang lebih baik tentang kanker telah memungkinkan dokter menawarkan beragam strategi pengobatan yang lebih baik bergantung pada gambaran klinis dari kanker yang mereka derita, seperti kemoterapi neo-adjuvant.
Baca Juga : Perubahan Kebiasaan Buang Air Bisa Jadi Gejala Diabetes
"Tidak seperti pendekatan tradisional dimana pembedahan sering diresepkan sebagai pengobatan utama, pasien kanker kadang-kadang dapat memperoleh manfaat dari kemoterapi neo-adjuvant untuk mengecilkan tumor kanker sebelum pembedahan untuk hasil yang jauh lebih baik bagi pasien," pungkasnya.
Diketahui, PCC adalah institusi kesehatan yang berpusat di Singapura yang memiliki rangkaian perawatan kanker komprehensif. Selain di Bandung, PCC hadir di sejumlah kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Khusus Bandung, PCC membuka layanan melalui hotline 0821-176-19557, 0812-208-83300, email [email protected], atau website www.parkwaycancercentre.com. agung bakti sarasa
Terkait kanker ovarium, Dr Wong mengatakan, seperti kanker payudara, salah satu penyebab kanker ovarium diketahui karena mutasi gen yang diturunkan. Kanker ovarium memiliki kejadian lebih tinggi pada perempuan di atas usia 40 tahun.
Selain itu, perempuan yang menjalani terapi hormonal setelah menopause dan mereka yang melahirkan di atas usia 35 tahun juga berisiko lebih tinggi terkena kanker ovarium.
Meskipun kanker yang menyerang wanita terlihat sangat menakutkan, dia menyatakan bahwa kemajuan teknologi medis dan pemahaman yang lebih baik tentang kanker telah memungkinkan dokter menawarkan beragam strategi pengobatan yang lebih baik bergantung pada gambaran klinis dari kanker yang mereka derita, seperti kemoterapi neo-adjuvant.
Baca Juga : Perubahan Kebiasaan Buang Air Bisa Jadi Gejala Diabetes
"Tidak seperti pendekatan tradisional dimana pembedahan sering diresepkan sebagai pengobatan utama, pasien kanker kadang-kadang dapat memperoleh manfaat dari kemoterapi neo-adjuvant untuk mengecilkan tumor kanker sebelum pembedahan untuk hasil yang jauh lebih baik bagi pasien," pungkasnya.
Diketahui, PCC adalah institusi kesehatan yang berpusat di Singapura yang memiliki rangkaian perawatan kanker komprehensif. Selain di Bandung, PCC hadir di sejumlah kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Khusus Bandung, PCC membuka layanan melalui hotline 0821-176-19557, 0812-208-83300, email [email protected], atau website www.parkwaycancercentre.com. agung bakti sarasa
(wur)
Lihat Juga :