Model Indonesia Ayu Gani Tepis Isu Rambut Pendek Sulit Dapat Jodoh
Senin, 05 April 2021 - 20:30 WIB
loading...
foto / dok Pantene
A
A
A
JAKARTA - Banyak yang beranggapan perempuan berambut panjang, menjadi standar kecantikan yang masih dipercaya oleh semua orang di Indonesia. Namun kini semakin banyak perempuan yang semakin berani mengekspresikan diri melalui rambut pendek .
Ovidia Nomia, Communication Director P&G Indonesia menerangkan masih banyak orang yang memandang perempuan berambut pendek negatif. Kesempatan yang terbatas serta mimpi atau cita-cita nya menjadi terhambat.
Baca juga : Permudah Pembiayaan Haji, BCAP Jalin Kemitraan Program SIAP HAJI dengan BMT Niaga Utama
Menurut Ovidia, ada banyak alasan mengapa perempuan Indonesia ingin memiliki rambut pendek. Rambut pendek dianggap mudah diatur, memotong bagian pangkal rambutnya yang rusak, move on dari mantan, buang sial, ingin tampil beda, agar terlihat lebih muda, atau bahkan menentang stereotype. “Semua perempuan punya kesempatan yang sama untuk merasa cantik apapun jenis rambutnya,” ujar Ovidia seperti dalam rilis yang diterima SINDOnews.com.
Pihak Ovidia percaya bahwa semua perempuan Indonesia apapun gaya rambutnya bisa memiliki kesempatan yang sama, siapapun bisa mengekspresikan diri dengan cara sendiri. Sebagai contoh Ayu Gani , seorang model yang memutuskan untuk berani memotong rambut menjadi pendek sedangkan orang – orang di sekitarnya menentang hal itu.
Baca juga : Mudik Dilarang, Sandiaga Upayakan Insentif Ongkir untuk Produk UMKM Kreatif
Hal tersebut karena khawatir dapat menghilangkan kesempatannya untuk menjadi model yang sukses. “Meskipun banyak pertentangan, tapi Ayu Gani atau semua figur perempuan berambut pendek diluar sana dapat membuktikan bahwa mereka dapat mewujudkan mimpi dan sukses di pekerjaan mereka masing – masing,” ujar Ovidia.
Ovidia Nomia, Communication Director P&G Indonesia menerangkan masih banyak orang yang memandang perempuan berambut pendek negatif. Kesempatan yang terbatas serta mimpi atau cita-cita nya menjadi terhambat.
Baca juga : Permudah Pembiayaan Haji, BCAP Jalin Kemitraan Program SIAP HAJI dengan BMT Niaga Utama
Menurut Ovidia, ada banyak alasan mengapa perempuan Indonesia ingin memiliki rambut pendek. Rambut pendek dianggap mudah diatur, memotong bagian pangkal rambutnya yang rusak, move on dari mantan, buang sial, ingin tampil beda, agar terlihat lebih muda, atau bahkan menentang stereotype. “Semua perempuan punya kesempatan yang sama untuk merasa cantik apapun jenis rambutnya,” ujar Ovidia seperti dalam rilis yang diterima SINDOnews.com.
Pihak Ovidia percaya bahwa semua perempuan Indonesia apapun gaya rambutnya bisa memiliki kesempatan yang sama, siapapun bisa mengekspresikan diri dengan cara sendiri. Sebagai contoh Ayu Gani , seorang model yang memutuskan untuk berani memotong rambut menjadi pendek sedangkan orang – orang di sekitarnya menentang hal itu.
Baca juga : Mudik Dilarang, Sandiaga Upayakan Insentif Ongkir untuk Produk UMKM Kreatif
Hal tersebut karena khawatir dapat menghilangkan kesempatannya untuk menjadi model yang sukses. “Meskipun banyak pertentangan, tapi Ayu Gani atau semua figur perempuan berambut pendek diluar sana dapat membuktikan bahwa mereka dapat mewujudkan mimpi dan sukses di pekerjaan mereka masing – masing,” ujar Ovidia.
Lihat Juga :