Misteri Gua Berkamar 9 di Gunung Burangrang Purwakarta
Minggu, 11 April 2021 - 17:41 WIB
loading...
Seorang warga menunjukkan sebuah lubang gua yang menganga di lereng Gunung Burangrang, Purwakarta. Foto/MPI/Asep Supiandi
A
A
A
PURWAKARTA - Gunung Burangrang merupakan gunung api mati di Jawa Barat yang melegenda dan masih terselubung misteri. Banyak cerita mistis mewarnai kehidupan masyarakat di sekitar lereng gunung yang belum terkuak hingga saat ini.
Salah satunya tentang misteri gua berkamar sembilan di salah satu lereng Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Pasir Muncang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Gua tersebut oleh masyarakat setempat disebut Goa Jepang lantaran erat kaitannya dengan penduduk tentara Jepang di Purwakarta.
Baca Juga: Kemenparekraf Gelar Kharisma Event Nusantara Untuk Dorong Perkembangan Sektor Wisata
Menurut cerita masyarakat setempat, gua dengan panjang sekitar 200 meter lebih itu memiliki ruangan cukup besar di dalam. Bahkan, terdapat sembilan kamar berukuran 3x3 meter dengan jarak antarkamar sepanjang 6 meter. Letak kamar-kamar itu berjejer di samping lorong gua sebelah kiri. Pola lorong gua pun membentuk huruf P, yakni ada jalur melingkar di dalamnya.
Sampai saat ini tidak diketahui fungsi kamar tersebut, karena tak ada saksi sejarah yang mengetahui fungsi gua itu lantaran semuanya sudah meninggal dunia dan tidak meninggalkan keterangan apapun.
Salah satunya tentang misteri gua berkamar sembilan di salah satu lereng Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Pasir Muncang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Gua tersebut oleh masyarakat setempat disebut Goa Jepang lantaran erat kaitannya dengan penduduk tentara Jepang di Purwakarta.
Baca Juga: Kemenparekraf Gelar Kharisma Event Nusantara Untuk Dorong Perkembangan Sektor Wisata
Menurut cerita masyarakat setempat, gua dengan panjang sekitar 200 meter lebih itu memiliki ruangan cukup besar di dalam. Bahkan, terdapat sembilan kamar berukuran 3x3 meter dengan jarak antarkamar sepanjang 6 meter. Letak kamar-kamar itu berjejer di samping lorong gua sebelah kiri. Pola lorong gua pun membentuk huruf P, yakni ada jalur melingkar di dalamnya.
Sampai saat ini tidak diketahui fungsi kamar tersebut, karena tak ada saksi sejarah yang mengetahui fungsi gua itu lantaran semuanya sudah meninggal dunia dan tidak meninggalkan keterangan apapun.
Lihat Juga :