Penderita Penyakit Kronis Perlu Mewaspadai Gejala Long Covid
Senin, 12 April 2021 - 23:49 WIB
loading...
A
A
A
Selain mematuhi protokol kesehatan secara umum, perlu diperhatikan juga asupan makanan yang tepat serta berolahraga secara teratur. "Diet sehat, makan-makanan yang bergizi dan makan teratur dengan konsumsi sayur dan buah. Lalu diselingi dengan olahraga ringan setidaknya 15 menit setiap hari, dan berjemur antara jam 7-9 pagi. Selain itu, bagi penderita penyakit kronis harus rutin mengonsumsi obat dan selalu dalam pengawasan dokter," paparnya.
Bagi penderita penyakit kronis, kata dr. Edward, kepatuhan pengobatan harus selalu diperhatikan, karena jika lalai dalam pengobatan dapat menyebabkan risiko penyakit bertambah parah. Sebagai contoh pada penderita hipertensi, jika tensinya tidak terkontrol dapat mengakibatkan risiko cerebrovascular seperti stroke, dan serangan jantung. "Diperlukan tekad yang kuat dari pasien maupun keluarga pasien untuk memperbaiki gaya hidup agar lebih sehat, dan yang terpenting adalah kepatuhan dalam mengonsumsi obat yang dianjurkan oleh dokter," kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer Lifepack & Jovee, April Cabello mengatakan, guna membantu meningkatkan kepatuhan pengobatan masyarakat Indonesia, saat ini pemanfaatan layanan kesehatan secara online tentunya dapat memberikan kemudahan. "Salah satunya bagi mantan penderita Covid yang mengidap riwayat penyakit kronis yang masih memiliki kekhawatiran akan gejala Long Covid yang dapat muncul secara tiba-tiba," katanya.
Baca juga: Ini 5 Program Unggulan RCTI di Bulan Ramadan
"Apotek online Lifepack membantu masyarakat dengan memberikan layanan konsultasi dokter umum secara gratis dan membeli obat yang dibutuhkan secara online tanpa harus keluar rumah. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, apotek online Lifepack memberikan promo khusus gratis ongkos kirim untuk tipe pengiriman reguler tanpa minimum transaksi ke seluruh wilayah di Indonesia," sambungnya.
Bagi penderita penyakit kronis, kata dr. Edward, kepatuhan pengobatan harus selalu diperhatikan, karena jika lalai dalam pengobatan dapat menyebabkan risiko penyakit bertambah parah. Sebagai contoh pada penderita hipertensi, jika tensinya tidak terkontrol dapat mengakibatkan risiko cerebrovascular seperti stroke, dan serangan jantung. "Diperlukan tekad yang kuat dari pasien maupun keluarga pasien untuk memperbaiki gaya hidup agar lebih sehat, dan yang terpenting adalah kepatuhan dalam mengonsumsi obat yang dianjurkan oleh dokter," kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer Lifepack & Jovee, April Cabello mengatakan, guna membantu meningkatkan kepatuhan pengobatan masyarakat Indonesia, saat ini pemanfaatan layanan kesehatan secara online tentunya dapat memberikan kemudahan. "Salah satunya bagi mantan penderita Covid yang mengidap riwayat penyakit kronis yang masih memiliki kekhawatiran akan gejala Long Covid yang dapat muncul secara tiba-tiba," katanya.
Baca juga: Ini 5 Program Unggulan RCTI di Bulan Ramadan
"Apotek online Lifepack membantu masyarakat dengan memberikan layanan konsultasi dokter umum secara gratis dan membeli obat yang dibutuhkan secara online tanpa harus keluar rumah. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, apotek online Lifepack memberikan promo khusus gratis ongkos kirim untuk tipe pengiriman reguler tanpa minimum transaksi ke seluruh wilayah di Indonesia," sambungnya.
(nug)
Lihat Juga :