Desain Ulang Tas Baguette, Fendi Gandeng 20 Seniman Italia
Kamis, 15 April 2021 - 02:32 WIB
loading...
Foto/Dok Fendi
A
A
A
JAKARTA - Label fashion Fendi berkolaborasi dengan 20 seniman lokal asal Italia untuk mendesain ulang tas tangan Baguette. Tas ikonik ini termasuk dalam proyek Hand in Hand.
Sang Direktur Kreatif Silvia Venturini Fendi menerangkan, proyek Hand in Hand ini bertujuan untuk menghormati keragaman dan kualitas unik dari keahlian Italia.
Baca Juga: Sebagai Ujung Tombak Trendsetter, Sixstreet Dukung UMKM Fashion
“Saya telah mengembangkan proyek khusus dengan pengrajin Italia, masing-masing dipilih dari wilayah Italia yang berbeda,” ujar perempuan yang akrab disapa Venturini itu melalui rilisnya, Rabu (14/4).
Contoh pertama adalah tas kulit Baguette yang dihadirkan pada catwalk Fall/Winter 2020 hingga 2021. Tas tersebut dibuat di Tuscany oleh seorang laki-laki yang biasanya membuat barang-barang kulit kecil, semuanya dengan tangan dalam jumlah kecil.
“Dia membuat semuanya sendiri. Itu terbuat dari kulit nabati, sangat alami, dan tidak ada jahitan, hanya terikat,” ujar Venturini.
Tujuan Venturini sekarang adalah menjelajahi setiap wilayah Italia dan memilih pengrajin terbaik yang masih bekerja hingga saat ini. Kemudian dia pun ingin mengembangkan proyek tersebut ke seluruh dunia.
Sang Direktur Kreatif Silvia Venturini Fendi menerangkan, proyek Hand in Hand ini bertujuan untuk menghormati keragaman dan kualitas unik dari keahlian Italia.
Baca Juga: Sebagai Ujung Tombak Trendsetter, Sixstreet Dukung UMKM Fashion
“Saya telah mengembangkan proyek khusus dengan pengrajin Italia, masing-masing dipilih dari wilayah Italia yang berbeda,” ujar perempuan yang akrab disapa Venturini itu melalui rilisnya, Rabu (14/4).
Contoh pertama adalah tas kulit Baguette yang dihadirkan pada catwalk Fall/Winter 2020 hingga 2021. Tas tersebut dibuat di Tuscany oleh seorang laki-laki yang biasanya membuat barang-barang kulit kecil, semuanya dengan tangan dalam jumlah kecil.
“Dia membuat semuanya sendiri. Itu terbuat dari kulit nabati, sangat alami, dan tidak ada jahitan, hanya terikat,” ujar Venturini.
Tujuan Venturini sekarang adalah menjelajahi setiap wilayah Italia dan memilih pengrajin terbaik yang masih bekerja hingga saat ini. Kemudian dia pun ingin mengembangkan proyek tersebut ke seluruh dunia.
Lihat Juga :