WHO Dorong Negara Kaya Bantu Donasi Vaksinasi Negara Miskin
Minggu, 16 Mei 2021 - 01:11 WIB
loading...
WHO berharap lebih banyak negara akan mengikuti jejak Prancis dan Swedia dalam menyumbangkan vaksin Covid-19 kepada COVAX. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Menggenjot pemerataan ketersediaan vaksin Covid-19 untuk semua negara di dunia,Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO semakin mendesak negara-negara kaya dan maju di dunia.
Baca juga: CDC Rekomendasikan Tak Pakai Masker Setelah Vaksin, Kemenkes Larang Keras
Pada 14 Mei kemarin, WHO diketahui mendesak negara-negara kaya di dunia untuk mempertimbangkan keputusan soal vaksinasi. Mengutip Reuters, Sabtu (15/5), keputusan vaksinasi yang dimaksud WHO adalah tentang rencana dari negara-negara kaya dan maju dunia untuk memvaksinasi masyarakat kelompok usia anak-anak.
Lewat pernyataan sang Sekretaris Jenderal, Tedros Adhanom Ghebreyesus, WHO menilai, daripada memvaksinasi anak-anak, seharusnya negara-negara kaya tersebut mendonasikan pasokan vaksin Covid-19 yang dimiliki kepada negara-negara miskin dan berkembang yang lebih darurat membutuhkan, melalui program fasilitas vaksin gratis, COVAX.
"Saya paham kenapa beberapa negara ingin memvaksinasi rakyatnya, kelompok usia anak-anak dan remaja. Tapi untuk sekarang, saya mendorong mereka (negara-negara kaya) untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut dan sebagai gantinya, menyumbangkan stok vaksin Covid-19 yang dimiliki ke program COVAX," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus pada pertemuan virtual di Jenewa.
Baca juga: CDC Rekomendasikan Tak Pakai Masker Setelah Vaksin, Kemenkes Larang Keras
Pada 14 Mei kemarin, WHO diketahui mendesak negara-negara kaya di dunia untuk mempertimbangkan keputusan soal vaksinasi. Mengutip Reuters, Sabtu (15/5), keputusan vaksinasi yang dimaksud WHO adalah tentang rencana dari negara-negara kaya dan maju dunia untuk memvaksinasi masyarakat kelompok usia anak-anak.
Lewat pernyataan sang Sekretaris Jenderal, Tedros Adhanom Ghebreyesus, WHO menilai, daripada memvaksinasi anak-anak, seharusnya negara-negara kaya tersebut mendonasikan pasokan vaksin Covid-19 yang dimiliki kepada negara-negara miskin dan berkembang yang lebih darurat membutuhkan, melalui program fasilitas vaksin gratis, COVAX.
"Saya paham kenapa beberapa negara ingin memvaksinasi rakyatnya, kelompok usia anak-anak dan remaja. Tapi untuk sekarang, saya mendorong mereka (negara-negara kaya) untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut dan sebagai gantinya, menyumbangkan stok vaksin Covid-19 yang dimiliki ke program COVAX," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus pada pertemuan virtual di Jenewa.
Lihat Juga :