Lagi Viral Orang Sering Marah saat Ditegur Petugas Karena Langgar Aturan, Psikolog Sarankan Mereka Diproses Hukum!
Minggu, 16 Mei 2021 - 22:26 WIB
loading...
Seorang perempuan ngamuk saat diminta putar balik menuju Pantai Anyer. Foto/IG @lambe_turah
A
A
A
JAKARTA - Media sosial belakangan ini sering heboh dengan video kemarahan segelintir masyarakat kepada petugas lantaran melanggar aturan. Video yang viral antara lain seorang perempuan yang melontarkan kalimat kasar kepada petugas kepolisian. Hal tersebut diketahui lantaran mobil yang ditumpanginya diminta putar balik oleh petugas.
Aksi perempuan yang sedang menggendong bayi itu pun viral dan menuai ragam kecaman netizen. Kemudian, ada pula video seorang perempuan yang mengamuk kepada petugas penyekatan di kawasan Cilegon lantaran mobilnya diminta putar balik.
Psikolog Klinis Meity Arianty turut menanggapi fenomena ini. Dia mengatakan, perilaku masyarakat yang seperti itu bisa disebabkan oleh berbagai hal.
Di antaranya, pelaku memiliki sikap negatif terhadap hukum lalu lintas dan terhadap polantas, sikap kepatuhan masyarakat, kondisi sosial budaya akan ketidakjelasan konsep benar dan salah, dan tidak adanya figur yang dijadikan panutan.
Baca Juga : Diminta Putar Balik saat Mau ke Pantai Anyer, Perempuan Ini Malah Ngamuk!
“Namun yang paling penting adalah, kualitas individu yang bersangkutan, seperti knowledge, skill, attitude atau sikap mental. Dalam hal ini, tentu yang saya sebutkan di atas sering kali menjadi penyebab individu-individu melakukan palanggaran,” kata Meity saat dihubungi MNC Portal, Minggu (16/5/2021).
Namun, sambung dia, melihat beberapa video tentang perilaku pengedara yang marah-marah hingga mengeluarkan kata-kata kasar tersebut lebih disebabkan karena mental pelaku. Sikap tersebut juga pasti dapat berdampak kepada anak-anak yang menyaksikan video tersebut.
“Bisa di bayangkan anak-anak yang menyaksikan video tersebut atau melihat orang tuanya melakukan perilaku tersebut ke petugas, itu akan menjadi contoh buruk dan anak tersebut akan menganggap cara itu kelak dpaat dilakukan ke petugas jika mereka mengalami hal yang sama di jalan raya,” ujarnya.
Aksi perempuan yang sedang menggendong bayi itu pun viral dan menuai ragam kecaman netizen. Kemudian, ada pula video seorang perempuan yang mengamuk kepada petugas penyekatan di kawasan Cilegon lantaran mobilnya diminta putar balik.
Psikolog Klinis Meity Arianty turut menanggapi fenomena ini. Dia mengatakan, perilaku masyarakat yang seperti itu bisa disebabkan oleh berbagai hal.
Di antaranya, pelaku memiliki sikap negatif terhadap hukum lalu lintas dan terhadap polantas, sikap kepatuhan masyarakat, kondisi sosial budaya akan ketidakjelasan konsep benar dan salah, dan tidak adanya figur yang dijadikan panutan.
Baca Juga : Diminta Putar Balik saat Mau ke Pantai Anyer, Perempuan Ini Malah Ngamuk!
“Namun yang paling penting adalah, kualitas individu yang bersangkutan, seperti knowledge, skill, attitude atau sikap mental. Dalam hal ini, tentu yang saya sebutkan di atas sering kali menjadi penyebab individu-individu melakukan palanggaran,” kata Meity saat dihubungi MNC Portal, Minggu (16/5/2021).
Namun, sambung dia, melihat beberapa video tentang perilaku pengedara yang marah-marah hingga mengeluarkan kata-kata kasar tersebut lebih disebabkan karena mental pelaku. Sikap tersebut juga pasti dapat berdampak kepada anak-anak yang menyaksikan video tersebut.
“Bisa di bayangkan anak-anak yang menyaksikan video tersebut atau melihat orang tuanya melakukan perilaku tersebut ke petugas, itu akan menjadi contoh buruk dan anak tersebut akan menganggap cara itu kelak dpaat dilakukan ke petugas jika mereka mengalami hal yang sama di jalan raya,” ujarnya.
Lihat Juga :