Ini 3 Lokasi Tempat Duduk Aman saat Makan di Restoran
Kamis, 03 Juni 2021 - 05:06 WIB
loading...
Makan di area outdoor restoran masih menjadi pilihan yang paling aman. Foto Ilustrasi/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Meski pandemi COVID-19 belum berakhir, faktanya sebagian besar masyarakat sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
Salah satunya terlihat dari mulai kembali ramainya restoran atau tempat-tempat makan oleh para pengunjung yang ingin bersantap di luar rumah.
Baca Juga: Ketika Tubuh Terasa Letih dan Lesu, Anda Butuh Asupan 5 Makanan Ini
Namun, sebelum memutuskan untuk bersantap di luar rumah, ada baiknya Anda mengetahui dulu tentang lokasi tempat duduk yang dinilai para ahli sebagai tempat duduk paling aman saat berada di restoran. Mengingat saat makan dan minum para pengunjung restoran tak mengenakan masker.
Lantas, di mana sajakah lokasi tempat duduk di restoran yang disebut aman oleh para ahli kesehatan? Mengutip laman Huffingtonpost, Rabu (2/6), berikut ulasannya.
1. Meja dengan Akses ke Udara Luar
Ventilasi menjadi faktor utama dalam penularan COVID-19. Ketika orang yang terinfeksi itu batuk, bersin, atau bahkan sekadar bicara, maka aerosol akan melayang ke udara. Nah, aerosol inilah yang bisa bertahan lama di udara dan berpeluang menginfeksi orang lain.
Salah satunya terlihat dari mulai kembali ramainya restoran atau tempat-tempat makan oleh para pengunjung yang ingin bersantap di luar rumah.
Baca Juga: Ketika Tubuh Terasa Letih dan Lesu, Anda Butuh Asupan 5 Makanan Ini
Namun, sebelum memutuskan untuk bersantap di luar rumah, ada baiknya Anda mengetahui dulu tentang lokasi tempat duduk yang dinilai para ahli sebagai tempat duduk paling aman saat berada di restoran. Mengingat saat makan dan minum para pengunjung restoran tak mengenakan masker.
Lantas, di mana sajakah lokasi tempat duduk di restoran yang disebut aman oleh para ahli kesehatan? Mengutip laman Huffingtonpost, Rabu (2/6), berikut ulasannya.
1. Meja dengan Akses ke Udara Luar
Ventilasi menjadi faktor utama dalam penularan COVID-19. Ketika orang yang terinfeksi itu batuk, bersin, atau bahkan sekadar bicara, maka aerosol akan melayang ke udara. Nah, aerosol inilah yang bisa bertahan lama di udara dan berpeluang menginfeksi orang lain.
Lihat Juga :