Jaga Kelestarian Lingkungan dengan Melakukan Dekarbonisasi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Jadi perlu ada penyebaran informasi, dialog sosial, dan edukasi publik mengenai upaya dekarbonisasi sektor energi agar publik mendukung penuh transisi ke energi terbarukan yang lebih bersih karena nirkarbon.
Dari sisi ketersediaan energi bersih, Indonesia termasuk negara paling kaya sumber energi terbarukan dengan memiliki potensi energi terbarukan besar mencapai 442,4 GW. Salah satu yang terbesar adalah dari energi air mencapai 75 GW (75.000 MW).
Pemanfaatan air sebagai energi listrik di Indonesia juga bisa mencapai kapasitas besar dan mampu mengurangi emisi karbon sangat signifikan. Misalnya, PLTA Batang Toru berkapasitas 510 MW di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara diatur untuk berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sekitar 1,6 juta ton per tahun atau setara dengan kemampuan 12 juta pohon menyerap karbon.
Menurut Ketua Umum METI, Surya Darma, Indonesia sebetulnya kelebihan karbon luar biasa untuk sektor energi karena pembangkit batubara yang menghasikan karbon besar justru sekarang terpacu pemanfaatnya jauh lebih besar.
Guna menurunkan emisi karbon di sektor energi maka harus beralih memakai energi terbarukan Semua energi terbarukan harus dikembangkan karena Indonesia punya semua energi terbarukan. Ada angin, air, matahari, gas bumi. Dari sisi potensi, urutan yang bisa dikembangkan adalah panas bumi, air, bio energy, sinar matahari, angin, gelombang laut.
Dari sisi ketersediaan energi bersih, Indonesia termasuk negara paling kaya sumber energi terbarukan dengan memiliki potensi energi terbarukan besar mencapai 442,4 GW. Salah satu yang terbesar adalah dari energi air mencapai 75 GW (75.000 MW).
Pemanfaatan air sebagai energi listrik di Indonesia juga bisa mencapai kapasitas besar dan mampu mengurangi emisi karbon sangat signifikan. Misalnya, PLTA Batang Toru berkapasitas 510 MW di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara diatur untuk berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sekitar 1,6 juta ton per tahun atau setara dengan kemampuan 12 juta pohon menyerap karbon.
Menurut Ketua Umum METI, Surya Darma, Indonesia sebetulnya kelebihan karbon luar biasa untuk sektor energi karena pembangkit batubara yang menghasikan karbon besar justru sekarang terpacu pemanfaatnya jauh lebih besar.
Guna menurunkan emisi karbon di sektor energi maka harus beralih memakai energi terbarukan Semua energi terbarukan harus dikembangkan karena Indonesia punya semua energi terbarukan. Ada angin, air, matahari, gas bumi. Dari sisi potensi, urutan yang bisa dikembangkan adalah panas bumi, air, bio energy, sinar matahari, angin, gelombang laut.
Lihat Juga :