Kemenkes Ungkap Alasan Melonjaknya Kasus Covid-19 di Tanah Air

Rabu, 16 Juni 2021 - 17:47 WIB
loading...
Kemenkes Ungkap Alasan...
Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini akibat dari mobilitas masyarakat yang terus meningkat. / Foto: ilustrasi/SINDOnews/Yuswantoro
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini akibat dari mobilitas masyarakat yang terus meningkat sejak awal Ramadhan hingga puncaknya setelah Idul Fitri.

Baca juga: AstraZeneca Gagal Kembangkan Koktail Antibodi Untuk Cegah Covid-19

"Diperkirakan jumlah orang yang berpindah dari satu kota ke kota lainnya selama arus mudik maupun arus balik mencapai 5 hingga 6 juta orang. Kondisi ini yang menjadi penyebab lonjakan kasus," terang Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan , Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan resminya.

Tak hanya itu, alasan lain yang menyebabkan lonjakan kasus, kata Siti Nadia adalah kendornya protokol kesehatan di masyarakat, sehingga laju penularan virus semakin meningkat.

Di sisi lain, penyebaran varian Delta (B.1.617) di Indonesia pun semakin meluas, khususnya di Kudus. Ya, melonjaknya kasus Covid-19 di wilayah itu karena tingginya penyebaran varian Delta di tengah masyarakat.

Terbukti dari hasil studi Universitas Gadjah Mada yang melakukan penelitian Whole Genome Sequencing (WGS), ditemukan 28 dari 34 sampel adalah varian Delta.

"Varian Delta ini terbukti meningkat setelah adanya transmisi antarmanusia. Dan sudah terbukti di populasi di India dan di Kudus. Hal tersebut juga memperkuat hipotesis para peneliti bahwa peningkatan kasus di Kudus tersebut adalah karena adanya varian Delta," tegas, dr. Gunadi PhD, Sp.BA, Ketua Tim Peneliti WGS SARS-CoV2, FK-KMK UGM.

Dokter Gunadi juga menambahkan hipotesanya dengan penelitian terbaru dari The Lancet, yaitu varian Delta berhubungan dengan usia pasien. "Semakin tua pasien Covid-19 maka varian Delta ini akan memperburuk kekebalan tubuh pasien tersebut," terangnya.

Lebih buruk lagi, masih dari The Lancet, diketahui varian Delta ini bisa menginfeksi kembali pasien Covid-19 dan makin memperlemah kekebalan tubuh pasien. Padahal seharusnya apabila sudah terinfeksi Covid-19 pasien mendapatkan antibodi secara alami. Kemudian varian Delta ini bisa menurunkan kekebalan tubuh seseorang dengan usia yang lebih tua meskipun sudah divaksinasi dua dosis.

Dengan risiko keparahan tersebut, Siti Nadia tak henti-hentinya mengimbau pada seluruh masyarakat Indonesia agar disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kami sangat berharap masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 5M, termasuk di dalamnya mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Hal ini juga berlaku bagi yang telah divaksinasi," sarannya.

Baca juga: Alami Keterlambatan Berbicara, Anak Shireen Sungkar Jalani Terapi Speech Delay

"Kita tentu saja tidak ingin ada lonjakan kasus dan mengakibatkan angka keterisian rumah sakit melonjak drastis di daerah tempat kita tinggal. Kita harus memikirkan bukan hanya kesehatan diri kita sendiri, namun juga anggota keluarga kita yang lain dan tenaga kesehatan yang bekerja sangat keras dalam menangani pasien," sambung Siti Nadia.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
3 Dokter Internsip Meninggal...
3 Dokter Internsip Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes: Bukan karena Kelelahan Kerja
Dari 2.220 ke 146 Kasus:...
Dari 2.220 ke 146 Kasus: Campak Turun Tajam, Kewaspadaan Tetap Diperlukan
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Rekomendasi
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved